Contekan Settingan HP untuk Foto Konser agar Mirip Kamera Profesional
- Memotret obyek saat konser menggunakan smartphone, terbilang cukup rumit.
Pasalnya kondisi lingkungannya memiliki sejumlah tantangan teknis. Misalnya pencahayaan yang ekstrem dan berubah dengan cepat, subyek yang sering bergerak hingga jarak yang jauh.
Untuk mengatasi itu, jurnalis teknologi KOMPAS.com Caroline Saskia berbagi trik dan memberi "contekan" settingan untuk memotret konser menggunakan smartphone.
Caroline membagikan pengalamannya ini setelah mengikuti belasan konser baik lokal maupun mancanegara.
Menurut Caroline, memotret obyek saat konser dengan smartphone, perlu menggunakan mode Pro. Mode ini umum tersedia di smartphone, menawarkan sejumlah pengaturan yang lebih mumpuni dan fleksibel.
Baca juga: Samsung Ungkap 3 Kunci Rekam Konser Pakai HP, Bukan Cuma Kamera
"Sistemnya mirip seperti kamera DSLR, menawarkan fleksibilitas seperti kamera pada umumnya, tetapi lebih sederhana. Mode ini selalu saya pakai untuk menghindari masalah seperti kurang fokus, over exposure, dan lain-lain," kata Caroline dalam workshop Creator Lab bertema “Epic Concert” di Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).
Workshop ini merupakan bagian dari kolaborasi KompasTekno dengan Samsung Indonesia, dalam rangka memperkenalkan kemampuan ponsel Galaxy S26 Ultra.
Caroline sendiri memakai mode Pro di sejumlah smartphone Samsung, termasuk Galaxy S22 Ultra, Galaxy S23 Ultra hingga Galaxy S25 Ultra.
Jurnalis teknologi Kompas.com Caroline Saskia dalam workshop Creator Lab bertema ?Epic Concert? di Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).
Saat memotret obyek konser memakai ponsel tersebut, Caroline mengatur sejumlah aspek penting. Ini termasuk bukaan lensa atau aperture, ISO, hingga shutter speed. Tiga aspek ini dinilai penting sebagai pengetahuan dasar kamera, termasuk kamera ponsel.
Dalam pemaparannya, wanita bergelar magister dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) ini, menyederhanakan sejumlah aspek itu agar istilah kamera itu lebih mudah dipahami.
Aperture disebut Caroline ibarat mata pengguna yang bisa dibuka lebar maupun menyipit. Dalam kamera, aspek ini penting dalam menyerap cahaya.
"Semakin kecil angkanya (aperture), hasil gambar akan semakin terang. Semakin besar angkanya, maka hasilnya akan semakin gelap. (Aperture) juga akan membuat foto lebih bokeh, dan ada blurnya," jelas Caroline.
Sementara itu shutter speed ibarat mengedipkan mata, karena menetukan seberapa cepat kamera menangkap obyek. Semakin cepat shutter speed maka ibarat mata yang makin cepat berkedip menangkap gambar.
Adapun ISO diibaratkan mata yang melihat ruangan gelap, karena dapat mengatur kecerahan dari kamera.
"Ketiga aspek itu saling melengkapi dan memengaruhi satu sama lain. Ketika sudah bisa mengatur aperture dan shutter speed, ISO-nya akan menyesuaikan," ujar dia.
Contekan settingan kamera HP
Setelah memahami ketiga aspek kamera tadi, menurut Caroline, pengguna perlu menentukan hasil foto yang diinginkan.
Setidaknya, terdapat lima kategori hasil foto konser yang bisa diambil saat menonton konser. Kelimanya meliputi Basic, Idola, Ambience (suasana konser), Crowd (kerumunan/audiens), hingga memotret saat gelap gulita.
Untuk hasil foto basic, pengguna bisa menggunakan mode zoom 3x sampai 5x, shutter speed 1/25-1/250, serta ISO 800-1600.
Sementara untuk mengabadikan foto idola, bisa memanfaatkan zoom 5x sampai 10x, shutter speed 1/250-1/400, serta ISO sekitar 1600.
Baca juga: 5 Pengaturan Kamera HP agar Fancam Konser Lebih Tajam
"Untuk obyek yang diam, shutter speed-nya minimal 50-100, supaya tidak blur. Kemudian obyek yang gerak cepat seperti dance, bisa di angka 250," jelas Caroline.
Pengaturannya bisa berbeda untuk hasil foto lainnya. Rincian rekomendasinya bisa dilihat pada gambar berikut.
Rekomendasi pengaturan kamera sesuai hasil foto yang diinginkan ketika memotret foto menggunakan smartphone
Selain itu, Caroline juga menganjurkan pengguna untuk memakai guideline grid atau garis bantu virtual di smartphone agar hasil foto lebih presisi. Tangan pengguna juga harus stabil agar foto lebih stabil.
Rekomendasi lainnya yaitu memanfaatkan fitur edit foto berbasis AI seperti Object Eraser di Samsung Galaxy S series untuk menghapus obyek tak diinginkan di foto. Dengan fitur AI, pengguna juga bebas berkreasi untuk menghasilkan foto yang lebih unik dan eksklusif.
Nah, semua fitur dam dukungan itu juga tersedia di Samsung Galaxy S26 Ultra.
Sebagai smartphone andalan terbaru Samsung, ponsel ini juga dilengkapi sejumlah fitur penunjang konser lainnya termasuk Nightography untuk mengambil foto dalam kondisi minim cahaya, hingga Horizontal Lock untuk mengambil video secara stabil walau banyak pergerakan.
Tag: #contekan #settingan #untuk #foto #konser #agar #mirip #kamera #profesional