Elon Musk Bakal Makin Tajir Jika Bisa Kirim 1 Juta Manusia ke Mars
- Kekayaan Elon Musk bisa bertambah besar. Sebab, manusia dengan kekayaan 815,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 14.173 triliun) versi Forbes ini, dijanjika bonus besar jika berhasil mewujudkan inisiasi peradaban manusia di Mars.
Dewan direksi SpaceX, perusahaan antariksa milik Musk, menjanjikan kompensasi sebesar 200 juta saham terbatas kepada Musk, hanya jika ia mampu mengirim 1 juta manusia untuk tinggal permanen di planet Mars.
Bukan cuma itu, Musk juga harus meningkatkan nilai valusasi SpaceX menjadi 7,5 triliun dollar AS atau setara dengan Rp 130.237 triliun. Angka ini sangat jauh dibanding target valuasi SpaceX untuk melantasi di bursa saham (IPO) nanti.
Baca juga: Perancis Naikkan Penyelidikan terhadap X Elon Musk Jadi Kasus Kriminal
Dalam rencana IPO yang kemungkinan berlangsung bulan Juni mendatang, SpaceX menargetkan valuasi 1,75 triliun dollar AS hingga 2 triliun dollar AS.
Selain 200 juta saham terbtas, Musk juga berpotensi mendapat tambahan 60,4 juta saham terbatas lainnya, jika SpaceX berhasil mengoperasikan pusat data berbasis antariksa dengan kapasitas komputasi 100 terawatt.
Ilustrasi SpaceX akuisisi xAI.
Dihimpun dari Crypto Briefing, daya tenaga yang dibutuhkan itu setara dengan 100.000 reaktor nuklir berkapasitas 1 gigawatt yang beroperasi penuh secara bersamaan.
Seluruh janji bonus bernilai fantastis itu baru dapat diperoleh jika Musk berhasil memenuhi syarat dari setiap target yang sudah ditetapkan.
Penghargaan berupa saham tersebut juga akan diberikan bertahap seiring dengan pertumbuhan nilai valuasi dari SpaceX. Janji kompensasi tersebut juga tidak dibatasi oleh tenggat waktu tertentu.
Iming-iming bonus ambisius ini terungkap dari dokumen rahasia yang diajukan SpaceX ke Komisi Sekuritas dan Bursa Saham Amerika Serikat (SEC/Securities and Exchange Commision US), sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Reuters.
Rencana kompensasi itu juga sempat mencuat ke publik saat SpaceX menyerahkan dokumen pendaftaran awal ke regulator pasar AS untuk mengajukan penawaran umum perdana saham (IPO).
Berbicara soal IPO, target valuasi yang diharapkn, digadang-gadang menjadi yang terbesar dalam sejarah pasar modal global.
Angka tersebut bahkan jauh melampaui rekor IPO sebelumnya yang dipegang perusahaan minyak dan gas milik Arab Saudi, Saudi Aramco dengan nilai sekitar 29 miliar dollar AS (sekitar Rp 490 triliun) pada 2019 lalu.
IPO ini juga diperkirakan akan menjadi yang pertama dari gelombang “mega IPO” dari sektor teknologi pada 2026, diikuti oleh perusahaan kecerdasan buatan (AI) OpenAI dan Anthropic yang juga memiliki rencana serupa.
Baca juga: Dulu Ngejek, Elon Musk Kini Kerja Sama dengan Anthropic
Strategi IPO SpaceX
SpaceX tengah menyiapkan IPO pada 2026 dengan target dana lebih dari 25 miliar dollar AS. Jika terealisasi, valuasi perusahaan Elon Musk itu bisa melampaui 1 triliun dollar AS.
Menurut laporan Bloomberg, SpaceX berpotensi melantai di bursa secepatnya pada Juni 2026.
Saat ini, perusahaan tersebut konon mulai melakukan tahap “testing the waters”, yakni pertemuan awal dengan calon investor untuk memaparkan prospek bisnis dan mendukung target valuasi.
SpaceX disebut mempertimbangkan struktur saham dual-class, yang memungkinkan pihak internal seperti Elon Musk memiliki hak suara lebih besar dalam pengambilan keputusan.
IPO ini juga diperkirakan akan melibatkan investor ritel dalam jumlah besar, dengan alokasi hingga 30 persen saham untuk investor individu.
Baca juga: Elon Musk Sepakat Bayar Uang Damai Rp 26 Miliar
Nah, untuk menggarap IPO raksasa ini, SpaceX disebut bakal menggandeng sejumlah bank investasi global.
Beberapa di antaranya termasuk Goldman Sachs, JPMorgan Chase, Morgan Stanley, Citigroup, serta Bank of America.
Untuk distribusi global, Barclays menangani wilayah Inggris, sementara Deutsche Bank dan UBS akan mengelola pasar Eropa. Di Asia, peran ini dipegang Mizuho Financial Group.
Kendati disebut telah mengajukan dokumen IPO, detail seperti harga saham dan jumlah saham yang dilepas masih belum diungkap.
Informasi tersebut biasanya baru akan dipublikasikan setelah proses peninjauan oleh SEC selesai. Adapun SpaceX sendiri hingga kini belum memberikan komentar resmi terkait kabar IPO dari Bloomberg dan WSJ tersebut.
Tag: #elon #musk #bakal #makin #tajir #jika #bisa #kirim #juta #manusia #mars