Menjajal Huawei Watch Fit 5 Series di Bangkok, Pas dan Stylish di Tangan Kecil Saya
Huawei Watch Fit 5 dengan layar AMOLED 1,82 inci, digunakan saat siang hari(Kompas.com/Lely Maulida)
14:09
9 Mei 2026

Menjajal Huawei Watch Fit 5 Series di Bangkok, Pas dan Stylish di Tangan Kecil Saya

- Huawei resmi meluncurkan arloji pintar Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro untuk pasar global pada Kamis (7/5/2026), di Bangkok, Thailand.

Saya turut menghadiri acara peluncuran yang dihelat di Queen Sirikit National Convention Center, sekaligus berkesempatan mencoba kedua model Watch Fit 5 series tersebut.

Secara khusus, Watch Fit 5 turut menemani saya sehari sebelum acara peluncuran digelar, sehingga pengalaman penggunaannya lebih intens. Sementara itu model Pro hanya saya coba di area experience usai acara, selama beberapa saat.

Baca juga: Huawei Watch Fit 5 dan Fit 5 Pro Resmi, Layar Lebih Cerah dan Ada Fitur ECG

Lantas bagaimana pengalaman saya mencoba arloji pintar terbaru Huawei ini? Berikut ulasannya.

Langsung pas di tangan

Saya tak sabar menjajal Huawei Watch Fit 5 begitu dibuka dari kemasan putihnya. Menariknya, begitu dipakai, arloji pintar ini pas di tangan saya yang kecil.

Huawei Watch Fit 5 dengan layar AMOLED 1,82 inci, digunakan saat malam hariKompas.com/Lely Maulida Huawei Watch Fit 5 dengan layar AMOLED 1,82 inci, digunakan saat malam hari

Pasalnya, strap smartwatch ini memiliki banyak lubang, sehingga bisa dipakai di berbagai ukuran tangan. Material strapnya berjenis silikon juga membuatnya nyaman di tangan, baik dalam kondisi kering maupun basah saat terkena air maupun keringat.

Selama penggunaan, strapnya juga tidak begitu mudah menangkap kotoran, terlihat dari konsistensi warnanya.

Strap Huawei Watch Fit 5 memiliki banyak lubang, sehingga bisa dipakai di berbagai ukuran tangan. Material strapnya berjenis silikon juga membuatnya nyaman di tangan, baik dalam kondisi kering maupun basah saat terkena air maupun keringat.Kompas.com/Lely Maulida Strap Huawei Watch Fit 5 memiliki banyak lubang, sehingga bisa dipakai di berbagai ukuran tangan. Material strapnya berjenis silikon juga membuatnya nyaman di tangan, baik dalam kondisi kering maupun basah saat terkena air maupun keringat.

Huawei Watch Fit 5 punya layar 1,82 inci dengan panel AMOLED. Ukuran ini cukup luas untuk menampilkan dan mengoperasikan berbagai konten/fitur yang bisa diakses dari tangan.

Saya juga merasa lebih leluasa dalam membaca pesan atau notifikasi masuk, mengatur kecerahan layar, atau sekadar melihat jumlah langkah di hari terkait dengan jelas..

Walau dimensi panjang bodi smartwatch ini selebar pergelangan tangan saya, tampilannya tak lantas terlihat besar seperti smartwatch. Sebab, desainnya terbilang minimalis, tidak seperti smartwatch bergerigi yang terlihat bulky.

Huawei Watch Fit 5 dengan layar AMOLED 1,82 inci, digunakan saat malam hariKompas.com/Lely Maulida Huawei Watch Fit 5 dengan layar AMOLED 1,82 inci, digunakan saat malam hari

Pengoperasian layar smartwatch ini juga terasa nyaman dan mulus, berkat panel AMOLED. Setiap aplikasi bisa digulir dengan lancar tanpa kendala.

Selain lewat layar, tombol crown pada Watch Fit 5 juga dapat digunakan untuk menavigasi menu. Pengoperasian tombol ini juga terasa cukup nyaman karena ringan saat diputar.

Smartwatch ini dilengkapi dua tombol di sisi kanan, yakni digital crown dan tombol pintasan (shortcut button)Kompas.com/Lely Maulida Smartwatch ini dilengkapi dua tombol di sisi kanan, yakni digital crown dan tombol pintasan (shortcut button)

Baterai awet

Huawei Watch Fit 5 yang saya gunakan memiliki kapasitas baterai sekitar 50 persen, setelah dinyalakan dari kemasannya. Menariknya selama penggunakan sekitar tiga hari, baterainya terbilang awet.

Padahal, smartwatch ini selalu terhubung ke smartphone lewat bluetooth, sehingga kerap menerima notifikasi WhatsApp, dan lain sebagainya. Namun, saya tidak menyalakan fitur Always-On Display-nya. Di hari ke tiga, baterainya masih tersisa sekitar 16 persen.

Baca juga: Huawei Umumkan Watch Kids X1 dan X1 Pro, Smartwatch Anak dengan Kamera Depan Belakang

Huawei sendiri mengeklaim bahwa Watch Fit 5 series mampu bertahan hingga 7 hari untuk penggunaan normal dan sampai 10 hari untuk penggunaan ringan.

Jika fitur Always-On Display diaktifkan, daya tahan baterainya diperkirakan mencapai sekitar 4 hari. Untuk pengisian dayanya sendiri dilakukan menggunakan charger magnetik khusus (proprietary).

Isi kemasan Huawei Watch Fit 5Kompas.com/Lely Maulida Isi kemasan Huawei Watch Fit 5

Huawei Watch Fit 5 Pro lebih besar dan fitur lengkap

Selain Watch Fit 5, saya juga sempat menjajal Watch Fit 5 Pro. Smartwatch ini punya layar yang lebih besar dari Watch Fit 5, yakni 1,92 inci.

Bezel layar smartwatch ini juga lebih ramping, disertai lapisan titanium, ketimbang model reguler.

Kanan ke kiri: Perbandingan Huawei Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 ProKompas.com/Lely Maulida Kanan ke kiri: Perbandingan Huawei Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro

Meski demikian, bila dilihat sekilas, desain Watch Fit 5 Pro maupun Watch Fit 5 terlihat cukup sama. Apalagi kedua smartwatch ini juga sama-sama dilengkapi tombol crown yang bisa diputar untuk menavigasi menu.

Yang menarik dari model Pro ini yaitu adanya fitur pendeteksi risiko diabetes. Fitur ini dapat diakses setelah memakai smartwatch setidaknya tiga hari, guna memungkinkan perangkat menganalisis indikator kesehatan pengguna.

Yang menarik dari model Pro ini yaitu adanya fitur pendeteksi risiko diabetes. Fitur ini dapat diakses setelah memakai smartwatch setidaknya tiga hari, guna memungkinkan perangkat menganalisis indikator kesehatan pengguna. Kompas.com/Lely Maulida Yang menarik dari model Pro ini yaitu adanya fitur pendeteksi risiko diabetes. Fitur ini dapat diakses setelah memakai smartwatch setidaknya tiga hari, guna memungkinkan perangkat menganalisis indikator kesehatan pengguna.

Nantinya, akan ada menu bertanda huruf "R" seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Setelah analisis dirasa cukup, fitur ini dapat diklik dan akan menampilkan tingkat risiko diabetes pengguna, apakah rendah, medium, atau tinggi. Sayangnya fitur ini terbatas pada model Pro saja.

Yang menarik dari model Pro ini yaitu adanya fitur pendeteksi risiko diabetes. Fitur ini dapat diakses setelah memakai smartwatch setidaknya tiga hari, guna memungkinkan perangkat menganalisis indikator kesehatan pengguna. Fitur ini dapat diakses dari menu bertanda huruf R.Kompas.com/Lely Maulida Yang menarik dari model Pro ini yaitu adanya fitur pendeteksi risiko diabetes. Fitur ini dapat diakses setelah memakai smartwatch setidaknya tiga hari, guna memungkinkan perangkat menganalisis indikator kesehatan pengguna. Fitur ini dapat diakses dari menu bertanda huruf R.

Baik Watch Fit 5 maupun Watch Fit 5 Pro, hadir dengan strap yang beragam, termasuk kain tenun serta silikon. Watch Fit 5 hadir dalam lima opsi warna, sementara model Pro hanya memiliki tiga oosi warna saja.

Huawei memastikan kedua smartwatch ini rilis di Indonesia pada 12 Mei nanti. Namun belum diketahui berapa harganya ketika dirilis di Tanah Air.

Tag:  #menjajal #huawei #watch #series #bangkok #stylish #tangan #kecil #saya

KOMENTAR