YouTuber Teknologi MrWhoseTheBoss Ditahan Imigrasi, Proyek Rp 5,2 Miliar Melayang
YouTuber teknologi Arun Rupesh Maini alias MrWhoseTheBoss mengungkap pengalaman pahit yang pernah dialaminya saat masuk ke Amerika Serikat (AS).(X/Dexerto)
06:05
13 Mei 2026

YouTuber Teknologi MrWhoseTheBoss Ditahan Imigrasi, Proyek Rp 5,2 Miliar Melayang

- YouTuber teknologi Arun Rupesh Miani mengungkap pengalaman pahit yang pernah dialaminya saat melakukan perjalanan kerja ke Amerika Serikat (AS). 

Kreator asal Inggris itu mengaku sempat ditahan, digeledah, hingga dideportasi oleh petugas imigrasi AS. 

Cerita ini diungkap Maini dalam wawancara bersama media e-sports dan gaming Dexerto, dan langsung ramai dibahas warganet di media sosial.

Maini mengatakan, insiden tersebut terjadi beberapa tahun lalu ketika ia melakukan perjalanan kerja ke AS. 

Saat itu, ia mendapat tawaran proyek senilai 300.000 dollar AS atau sekitar Rp 5,2 miliar untuk meliput pembangunan stadion berteknologi tinggi di AS.

Baca juga: YouTuber Bikin E-Reader Sekecil Ibu Jari, Bisa Simpan 10 Buku

Ditahan setelah tiba di bandara

Maini menceritakan, awalnya ia sangat antusias menerima proyek bernilai fantastis tersebut. Namun semua itu berubah sesaat setelah ia tiba di bandara. 

Menurut Maini, petugas imigrasi mulai menginterogasinya dengan menanyakan tujuan kedatangannya ke AS. Pemeriksaan itu kemudian berlanjut lebih jauh. 

Maini mengaku dibawa ke ruang pemeriksaan khusus dan tidak diizinkan melanjutkan proses imigrasi seperti penumpang lain. 

Ia juga mengatakan bahwa petugas menyita ponselnya. Akibatnya, Maini tidak bisa menghubungi pihak sponsor yang sudah menunggunya di luar bandara.

Kata Maini, awalnya situasi interogasi masih terasa normal. Namun, setelah beberapa jam, suasana pemeriksaan tersebut berubah menjadi lebih intimidatif. 

Rasa takut itu semakin membesar ketika dirinya dipindahkan ke ruangan lain yang lebih tertutup dan dijaga oleh sejumlah petugas bersenjata. 

"Saat itu, saya sudah takut. Semua petugas bersenjata," ucap Maini. 

Digeledah

Dalam wawancara tersebut, Maini juga menceritakan bahwa dirinya sempat menjalani strip search atau penggeledahan dalam keadaan tanpa busana. 

"Mereka benar-benar melepas semua pakaian saya dan memeriksa tubuh saya dengan berbagai cara. Sangat melanggar privasi," kata Maini. 

Setelah pemeriksaan itu, Maini mengaku langsung ditempatkan di sel tahanan selama beberapa jam tanpa diberi akses komunikasi. 

"Saya sama sekali tidak punya cara untuk menghubungi siapa pun. Keluarga saya tidak tahu saya ada di mana. Saya ingat merasa seperti bukan manusia," ujarnya. 

Secara total, Maini mengeklaim dirinya ditahan selama sekitar 26 jam sebelum akhirnya dideportasi kembali ke negara asalnya, Inggris. 

Ia juga menyebut bahwa ponselnya baru dikembalikan ketika pesawat deportasi yang membawanya sudah lepas landas. 

Adapun akibat insiden tersebut, proyek bernilai Rp 5,2 miliar yang sedianya akan ia kerjakan harus melayang begitu saja. 

Baca juga: Syarat Dipermudah, Youtuber Minim Subscriber Kini Bisa Makin Cuan

Masih kena pemeriksaan tambahan

Tidak dijelaskan lebih lanjut mengapa ia mendapat pemeriksaan ketat. Namun, ada kemungkinan hal ini berkenaan dengan proyek komersial bernilai besar, yaitu liputan stadion teknologi dengan bayaran sekitar 300.000 dollar AS yang akan ia kerjakan.

Pasalnya, aktivitas kerja berbayar di AS biasanya memerlukan visa kerja khusus.

Meski kejadian deportasi itu sudah berlalu beberapa tahun, Maini mengatakan pengalaman tersebut masih berdampak sampai saat ini. 

Ia mengaku hampir selalu menjalani secondary screening atau pemeriksaan tambahan setiap kali masuk ke AS.

"Sekarang setiap kali saya pergi ke AS, saya selalu dibawa ke ruangan kedua karena ada tanda hitam di samping nama saya," kata Maini. 

Cerita Maini ini langsung ramai dibahas di internet. Banyak warganet berkomentar dan menyebut bahwa pengalaman tersebut cukup traumatis dan tidak manusiawi.

Beberapa bahkan mengaku kisah penahanan dan interogasi yang dialami Maini masih membekas di benak mereka meski wawancara tersebut sudah selesai ditonton, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari IndiaToday. 

Tag:  #youtuber #teknologi #mrwhosetheboss #ditahan #imigrasi #proyek #miliar #melayang

KOMENTAR