Anak Muda China Bikin ''Profesor'' AI untuk ''Lawan'' Orangtua
Seorang anak muda di China membuat karakter virtual berupa profesor palsu dari AI untuk edukasi orangtua mereka. (SCMP)
19:03
24 Mei 2026

Anak Muda China Bikin ''Profesor'' AI untuk ''Lawan'' Orangtua

- Seorang anak muda asal China memiliki cara yang tak biasa dalam menghadapi orangtuanya yang gemar mempercayai mitos dan kerap memberikan nasihat-nasihat kuno. 

Alih-alih meladeni dengan perdebatan panjang, ia justru menciptakan sosok "profesor palsu" dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Profesor tersebut hadir dalam wujud karakter virtual yang dirancang menyerupai pria paruh baya yang berwibawa. Sosok itu kemudian dijadikan sebagai "tokoh" utama dalam sebuah akun media sosial bernama "Lao Zhao jiang dao li". 

Apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, nama akun tersebut kurang lebih berarti "Pak Zhao bicara masuk akal".

Baca juga: China Bikin Payung Canggih untuk Saingi Starlink

Melalui akun media sosial itu, "Pak Zhao" secara rutin membagikan beragam artikel dan video yang berisi nasihat seputar hal-hal berbau mitos maupun takhayul, serta topik mengenai hubungan antara orangtua dan anak. 

Tema yang diangkat pun terbilang dekat dengan kehidupan anak muda masa kini, yang kerap menghadapi tekanan untuk segera menikah hingga pilihan karier yang ditentukan oleh orangtua.

Dibuat karena nasihat anak kerap diabaikan

Anak muda pencipta akun palsu tersebut mengaku sengaja menghadirkan karakter "Pak Zhao" lantaran merasa nasihat yang ia sampaikan sering kali tidak ditanggapi secara serius.

Menurutnya, orangtuanya justru lebih mudah memercayai sosok yang terlihat lebih tua, berpendidikan, dan berwibawa, ketimbang anaknya sendiri.

Ia bahkan mengaku kerap menerima kiriman artikel berisi pandangan lawas serta nasihat yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kehidupan anak muda zaman sekarang. 

Sebagai contoh, ada anggapan bahwa anak harus segera menikah, atau bahwa profesi tertentu dipandang lebih sukses dibandingkan pekerjaan lainnya.

Di China, jenis artikel semacam itu sering disebut dengan istilah "toxic chicken soup". Istilah tersebut merujuk pada nasihat yang dianggap terlalu menggurui, kuno, ataupun tidak realistis. 

Karena merasa lelah berdebat, anak muda itu akhirnya memilih untuk menyampaikan pesannya melalui figur "Pak Zhao" palsu, yang dinilai lebih mudah dipercaya oleh orangtua.

Baca juga: Dulu Sebar Brosur di Jalan dan Tak Digubris, Kini Jadi Bos Perusahaan Teknologi Besar di China

Dibuat mirip profesor sungguhan

Agar tampak semakin meyakinkan, sosok "Pak Zhao" palsu dirancang sedemikian rupa hingga menyerupai akademisi sungguhan. Dalam profil akunnya, ia digambarkan sebagai seorang profesor pensiunan asal Chongqing yang telah mendalami hubungan orangtua dan anak selama lebih dari 30 tahun.

Tak hanya itu, sosok ini juga diklaim pernah menempuh pendidikan di Singapura serta telah menerbitkan berbagai publikasi ilmiah. Padahal, seluruh identitas tersebut sejatinya bersifat fiktif dan hanya rekaan semata.

Sang pembuat akun palsu itu turut mengungkapkan bahwa pada hari pertama akun dibuat, ia langsung mengunggah sebanyak 18 artikel sekaligus. 

Selain artikel, ia juga membuat video berbasis AI yang menampilkan sosok "Pak Zhao" tengah menyampaikan beragam nasihat layaknya dosen atau motivator sungguhan.

Dengan cara tersebut, "Pak Zhao" pun terlihat begitu meyakinkan sehingga lebih mudah dipercaya oleh para orangtua maupun pengguna media sosial lainnya. Berkat bantuan AI, anak muda itu bahkan disebut mampu memproduksi konten video dan artikel dengan sangat cepat, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari South China Morning Post.

Kompak dibantu warganet

Untuk meningkatkan kredibilitas "Pak Zhao", sejumlah anak muda lainnya ternyata turut membantu agar sosok profesor palsu tersebut terasa nyata dan benar-benar hidup. 

Salah satunya melalui kolom komentar, di mana beberapa warganet mengaku pernah menghadiri seminar "Pak Zhao" di luar negeri. Ada pula yang menyebutkan bahwa hubungan keluarganya membaik setelah mengikuti nasihat dari sang profesor.

Bahkan, sebagian warganet juga membuat foto seminar palsu, yang lagi-lagi memanfaatkan teknologi AI, agar karakter tersebut tampak benar-benar seperti akademisi sungguhan. 

Tidak sedikit pula yang meminta "Pak Zhao" palsu untuk membahas topik-topik baru, mulai dari tekanan untuk menikah, stereotip bahwa perempuan wajib bisa memasak, hingga anggapan bahwa pegawai negeri merupakan satu-satunya pekerjaan yang dianggap sukses.

Fenomena ini pun ramai diperbincangkan di media sosial China. Pasalnya, hal tersebut dianggap memperlihatkan cara unik anak muda dalam mengubah pandangan orangtua mereka mengenai mitos serta nasihat-nasihat lawas.

Baca juga: Nvidia Dulu Kuasai China 90 Persen Kini Jadi Nol, Ini Penyebabnya

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #anak #muda #china #bikin #profesor #untuk #lawan #orangtua

KOMENTAR