Nvidia Temukan Tambang Cuan Baru Rp 3,4 Kuadriliun, Bukan dari GPU
Nvidia resmi meluncurkan arsitektur chip AI terbarunya bernama Vera Rubin dalam ajang CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. (Bloomberg/ Kent Nishimura via PCMag)
09:09
26 Mei 2026

Nvidia Temukan Tambang Cuan Baru Rp 3,4 Kuadriliun, Bukan dari GPU

- Perusahaan pembuat chip kecerdasan buatan (AI) Nvidia tampaknya belum kehabisan bahan bakar untuk terus mendominasi industri teknologi global.

Setelah sukses besar merajai pasar kartu grafis (GPU), CEO sekaligus pendiri Nvidia, Jensen Huang, baru-baru ini sesumbar bahwa perusahaannya telah menemukan peluang pasar baru yang belum pernah mereka rambah sebelumnya.

Huang mengeklaim bahwa pasar baru ini memiliki total nilai potensial yang fantastis, yakni mencapai 200 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.400 triliun atau Rp 3,4 kuadriliun).

Lantas, apa "senjata rahasia" baru Nvidia untuk memanen cuan tersebut? Jawabannya ada pada produk prosesor atau chip unit pemrosesan pusat (CPU) terbaru mereka yang diberi nama Vera.

Pernyataan ambisius ini dilontarkan oleh Huang dalam earnings call kuartal pertama tahun fiskal 2027 Nvidia yang mencatatkan rekor luar biasa.

Dalam kesempatan tersebut, Huang memposisikan chip Vera sebagai sebuah terobosan revolusioner. Ia mengeklaim bahwa Vera adalah "CPU pertama di dunia yang dibangun secara khusus untuk agentic AI.

Sebagai informasi, agentic AI merujuk pada sistem kecerdasan buatan otonom yang tidak hanya bisa merespons obrolan, tetapi juga mampu mengeksekusi tugas-tugas beruntun dan menggunakan software tools secara mandiri.

Baca juga: Nvidia Rilis Vera Rubin, Platform AI Baru Penerus Blackwell

Huang menjelaskan adanya pergeseran arsitektur yang mendasar, seperti dirangkum KompasTekno dari Techcrunch:

  • Peran GPU, jika GPU (seperti Blackwell dan Rubin) difokuskan untuk menangani aspek penalaran atau "berpikir" pada model AI.
  • Peran CPU Vera, maka CPU seperti Vera akan bertugas untuk memproses perintah, mengeksekusi tugas secara fisik atau digital, dan mengelola alat yang digunakan oleh agen AI tersebut.

Berbeda dengan CPU cloud tradisional buatan Intel atau AMD yang biasanya dirancang untuk melakukan banyak tugas secara bersamaan (multi-core multitasking), Vera justru secara eksklusif dioptimalkan untuk kecepatan pemrosesan token informasi.

Visi Jensen Huang mengenai masa depan komputasi sangatlah radikal. Ia memprediksi bahwa dalam waktu dekat, akan ada miliaran agen AI otonom yang beroperasi layaknya pengguna PC manusia sehari-hari.

Untuk menopang aktivitas miliaran agen AI serta robot fisik tersebut, dunia akan membutuhkan pembangunan ulang infrastruktur komputasi secara masif. Di sinilah Nvidia hadir menawarkan CPU Vera.

Huang mengeklaim bahwa saat ini, setiap perusahaan hyperscaler (penyedia cloud raksasa) dan perakit sistem (system builder) utama di dunia telah bermitra dengan Nvidia untuk mulai menggelar teknologi tersebut.

Baca juga: Bos Nvidia Beri Pesan ke Fresh Graduate soal AI dan Masa Depan Kerja

Sudah terjual ratusan triliun

Klaim Huang soal besarnya pasar ini nyatanya bukan sekadar janji manis. Ia mencatat bahwa penjualan chip CPU Vera bahkan telah menyentuh angka 20 miliar dollar AS (sekitar Rp 340 triliun) pada sepanjang tahun ini

Ini bisa dianggap sebagai sebuah indikasi kuat bahwa pasar ini baru saja mulai meledak.

Pengumuman mengenai pasar baru ini bertepatan dengan momentum Nvidia yang tengah berada di atas angin. Pada kuartal terbaru, Nvidia sukses membukukan rekor pendapatan fantastis sebesar 81,6 miliar dollar AS.

Perusahaan tersebut bahkan sangat percaya diri dan memproyeksikan bahwa pendapatan mereka akan kembali meroket ke angka 91 miliar dollar AS pada kuartal mendatang.

Baca juga: Nvidia Dulu Kuasai China 90 Persen Kini Jadi Nol, Ini Penyebabnya

Nvidia merancang Rubin sebagai platform terintegrasi yang terdiri dari enam chip utama yang bekerja bersama, menyerupai satu superkomputer AI.
Nvidia Newsroom Nvidia merancang Rubin sebagai platform terintegrasi yang terdiri dari enam chip utama yang bekerja bersama, menyerupai satu superkomputer AI.

Tag:  #nvidia #temukan #tambang #cuan #baru #kuadriliun #bukan #dari

KOMENTAR