Israel Kewalahan Hadapi Drone Hizbullah, sampai Beli Jaring
Peluncur sistem pertahanan udara Iron Dome saat dikerahkan di dekat Yerusalem, Israel, 15 April 2024, di tengah perang Israel-Hamas dan Israel-Hizbullah.(AFP/MENAHEM KAHANA)
10:54
27 Mei 2026

Israel Kewalahan Hadapi Drone Hizbullah, sampai Beli Jaring

– Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak militernya segera menemukan solusi dalam menghadapi gelombang serangan drone peledak dari Hizbullah di Lebanon. 

Netanyahu secara terbuka menyebut serangan drone tersebut sebagai ancaman besar bagi negaranya.

Kekhawatiran ini kian memuncak setelah lebih dari 15 drone peledak milik Hezbollah dilaporkan kembali meledak di wilayah Israel pada Selasa (26/5/2026). 

Baca juga: Israel Serang Lebanon Lagi meski Gencatan Senjata, Pasukan Darat Tembus Garis Kuning

Saluran media lokal Israel, Channel 12, melaporkan bahwa sebagian besar drone tersebut berhasil menghantam zona militer.

Menanggapi situasi tersebut, militer Israel dilaporkan masih terus berjuang keras untuk merumuskan respons yang efektif. 

Akibat kewalahan, tentara Israel sampai beralih ke sejumlah pemasok di beberapa negara Eropa untuk mempercepat pengiriman sistem pelindung dan peralatan.

Sebagai langkah darurat di lapangan, Israel telah memasang lebih dari 250.000 meter persegi jaring pelindung.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Sebut Israel Sedang Mendekati Hari-hari Terakhirnya

Israel juga sedang membeli tambahan 280.000 meter persegi jaring lagi, sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Rabu (28/5/2026).

Meski divisi teknologi militer Israel terus mengupayakan berbagai inovasi baru untuk menangkal drone tersebut, para pejabat keamanan setempat mengakui bahwa hasil di lapangan masih belum memadai. 

Hingga saat ini, belum ada solusi akhir yang berhasil ditemukan.

Guna menekan ancaman tersebut, militer Israel sempat mengintensifkan operasinya di Lebanon selatan pada Selasa. 

Namun, upaya ini dinilai belum membuahkan hasil bagi warga sipil. 

Baca juga: Trump Desak Iran Akur dengan Israel, Mojtaba Khamenei Balas Ancaman Keras

Penduduk di permukiman Israel utara mengatakan bahwa operasi militer tersebut masih sangat terbatas dan sama sekali belum mengubah situasi keamanan di wilayah mereka.

Di sisi lain, Israel juga terpantau meningkatkan serangannya ke Lebanon secara tajam dalam beberapa jam terakhir. 

Berdasarkan data resmi, sejak Israel memperluas serangan ofensifnya ke Lebanon pada 2 Maret lalu, rangkaian serangan yang terjadi telah menewaskan hampir 3.200 orang.

Di samping itu, lebih dari 9.600 orang terluka serta memaksa lebih dari 1,6 juta orang mengungsi.

Militer Israel sendiri terus melancarkan gempuran harian ini meskipun gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) sebenarnya telah berlaku sejak 17 April dan kemudian diperpanjang hingga awal Juli.

Baca juga: Trump Ajak Iran Gabung Abraham Accords Usai Perang Berakhir, Satu Aliansi dengan Israel

Tag:  #israel #kewalahan #hadapi #drone #hizbullah #sampai #beli #jaring

KOMENTAR