Intel Rilis Xeon 6 Plus untuk Data Center yang Lebih Hemat dan Kencang
- Perusahaan semikonduktor Intel merilis lini prosesor server baru, yakni Xeon 6 Plus. Chip ini dirilis dalam pameran teknologi Computex 2026 yang digelar di Taiwan mulai Selasa (2/6/2026).
Prosesor ini bukan untuk perangkat personal, melainkan ditujukan menenagai data center, edge computing, hingga jaringan telekomunikasi. Intel Xeon 6 Plus sebelumnya dikenal dengan nama kode Clearwater Forest.
Prosesor ini menjadi CPU data center pertama Intel yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi Intel 18A yang merupakan node manufaktur paling canggih milik perusahaan asal Amerika Serikat tersebut, untuk saat ini.
CPU Xeon 6 Plus memiliki hingga 288 core hemat daya (E-core), mendukung konfigurasi satu atau dua soket prosesor, serta memiliki konsumsi daya maksimum (TDP) hingga 450 watt per chip.
Untuk mendukung beban kerja skala besar, prosesor ini dibekali 12 kanal memori DDR5 dengan kecepatan hingga 8.000 MT/s, dukungan 96 jalur PCIe dan 64 jalur CXL, serta cache tingkat akhir (last level cache) sebesar 576 MB.
Baca juga: Intel Rilis Chip Handheld Gaming Perdana, Arc G3 dan Arc G3 Extreme
Intel mengeklaim, model tertinggi prosesor ini yakni Xeon 6990E Plus, menawarkan rata-rata performa per thread dan performa per watt sekitar 1,3 kali lebih tinggi dibandingkan prosesor pesaing, AMD Epyc 9965.
Menurut Intel, Xeon 6 Plus akan digunakan oleh berbagai produsen server, termasuk Amax, ASRock, Asus, Dell, Foxconn, Gigabyte, HPE, Lenovo, MSI, Supermicro, hingga QCT.
Wakil Presiden Eksekutif sekaligus General Manager Data Center Group Intel, Kevork Kechichian, menggenggam prosesor Intel Xeon 6 Plus
Wakil Presiden Eksekutif sekaligus General Manager Data Center Group Intel Kevork Kechichian, mengatakan bahwa kebutuhan prosesor server terus meningkat, bahkan di luar tren kecerdasan buatan (AI).
Menurut Kevork, berbagai layanan seperti database, aplikasi perusahaan, cloud, hingga jaringan 5G masih terus berkembang dan membutuhkan kapasitas komputasi yang kian besar.
"Semua yang kita gunakan lima tahun lalu, mulai dari jaringan 5G, database, aplikasi perusahaan, hingga layanan cloud, masih digunakan hingga sekarang. Namun kini muncul agen AI yang membuat jumlah pengguna sistem meningkat secara signifikan, dan tidak semuanya manusia," kata Kechichian.
Magnus Ewerbring, CTO Ericsson untuk Asia Pasifik juga mengatakan bahwa kebutuhan lalu lintas data jaringan ditaksir naik hingga 10-15 kali lipat dalam satu dekade ke depan.
Baca juga: Sakit Hati Dipecat, Pria Ini Hapus 180 Server Perusahaan dan Rugikan Rp 11 Miliar
Karena itu menurut Magnus, operator telekomunikasi membutuhkan infrastruktur komputasi yang efisien dan mudah diprediksi performanya.
Adapun Intel mengeklaim, pengujian Xeon 6 Plus dalam penerapan nyata menunjukkan penggunaan di sistem Ericsson mampu memberikan peningkatan performa hingga 30 persen dengan jumlah inti yang sama.
Selain itu, prosesor tersebut diklaim mampu menghadirkan efisiensi daya 60 persen lebih baik serta mengurangi konsumsi daya rak server hingga 38 persen dibandingkan generasi sebelumnya, dihimpun KompasTekno dari Data Centre Dynamics.
Tag: #intel #rilis #xeon #plus #untuk #data #center #yang #lebih #hemat #kencang