Penumpang Kasar di Pesawat Bakal Kena Blacklist Nasional di Inggris
Suka ribut di pesawat? Hati-hati, Pemerintah Inggris merencanakan program baru. Penumpang yang bertindak kasar akan dimasukkan dalam blacklist (daftar hitam) nasional sehingga tidak akan bisa terbang di pesawat lain.
"Setiap orang seharusnya bisa menikmati segelas minuman di bandara, tapi perilaku antisosial selama penerbangan sama sekali tidak dapat ditoleransi," kata seorang sumber Pemerintah Inggris, dilansir dari BBC, Selasa (2/6/2026).
"Hal itu mengancam keselamatan penumpang dan awak pesawat, serta mengganggu liburan yang telah dinanti-nantikan," tambah sumber tersebut.
- Tiket Pesawat Mahal, ke Bali Bisa Naik Bus dan Kereta yang Lebih Murah
- Gara-gara Bluetooth, Pesawat Ini Putar Balik, Kok Bisa?
Penumpang pesawat yang kasar bisa kena blacklist di Inggris
Masih dalam tahap diskusi
Penumpang kasar di pesawat Inggris terancam masuk daftar hitam nasional. Mereka tidak akan bisa terbang lagi dengan maskapai penerbangan mana pun.
Selama ini, aturan pembatasan penumpang pesawat dinilai masih longgar. Jika seseorang dilarang terbang oleh satu maskapai penerbangan, orang tersebut masih bisa memesan tiket di maskapai penerbangan lain.
Namun, program baru ini akan mengubah hal itu. Maskapai penerbangan akan saling berbagi informasi tentang penumpang yang suka membuat keributan guna membatasi akses mereka untuk membeli tiket penerbangan.
Perilaku penumpang pesawat yang buruk, kasar, dan mabuk biasanya meningkat selama masa sibuk liburan musim panas. Perilaku ini sangat mengganggu kenyamanan.
Adapun pejabat dari Departemen Transportasi akan mengadakan pertemuan dengan pihak maskapai penerbangan bulan ini. Tujuannya membahas cara kerja usulan database tersebut.
Basis data nasional ini nantinya akan dikelola bersama. Pemerintah dan industri penerbangan akan bekerja sama mengawasinya.
Penumpang kasar di pesawat Inggris terancam masuk daftar hitam nasional. Mereka tidak akan bisa terbang lagi dengan maskapai penerbangan mana pun.
Penerapan aturan baru ini sebenarnya tidak memerlukan perubahan undang-undang yang ada. Namun, rencana ini masih menghadapi kendala regulasi karena belum jelas dalam hal perlindungan data atau aturan GDPR.
Saat ini, aturan GDPR melarang pembagian detail data pribadi penumpang. Akibatnya, penumpang yang membuat kekacauan di satu penerbangan masih bisa memesan tiket di maskapai penerbangan lain.
“Sudah ada undang-undang yang ketat untuk menangani pelanggaran yang terjadi di dalam pesawat, tapi kami sedang mendiskusikan dengan pihak industri cara yang lebih baik untuk menangani masalah ini guna memastikan kami menindak tegas orang-orang yang terus-menerus menimbulkan kekacauan," tambah sumber dari pemerintah tersebut.
"Setiap orang seharusnya bisa terbang tanpa gangguan," imbuh dia.
- Video Viral Baling-baling Pesawat Wings Air Diikat Cable Tie, Maskapai Beri Penjelasan
- 10 Maskapai dengan Makanan Pesawat Terenak di Dunia 2026, Ada dari Indonesia?
Peristiwa penumpang pesawat yang kasar
Penumpang kasar di pesawat Inggris terancam masuk daftar hitam nasional. Mereka tidak akan bisa terbang lagi dengan maskapai penerbangan mana pun.
Masalah penumpang pesawat yang membuat keributan sudah lama menjadi perhatian serius. Tuntutan pidana akan langsung diterapkan untuk kasus-kasus yang berat.
Salah satu contohnya adalah kasus yang melibatkan laki-laki berusia 61 tahun bernama Stephen Blofield. Akibat tindakan Blofield yang kasar dan mabuk, pilot Ryanair terpaksa membatalkan pendaratan pertamanya.
Peristiwa ini terjadi pada penerbangan dari Krakow, Polandia, menuju bandara Bristol, Inggris, pada November 2025. Akibat tindakan kasarnya, Blofield akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 10 bulan.
Ada juga kejadian lain pada Februari 2026 lalu ketika maskapai penerbangan Jet2 melarang dua orang penumpang untuk terbang seumur hidup.
Larangan tersebut diberikan setelah terjadi perkelahian di tengah penerbangan yang sedang menuju Manchester, Inggris, dari Turkiye.
Pihak perusahaan Jet2 menyampaikan, perilaku penumpang tersebut sangat mengerikan, bahkan pesawat harus melakukan pendaratan darurat di Brussels.
Di bandara tersebut, kedua penumpang itu langsung ditangkap atas tuduhan penyerangan dan penganiayaan yang disengaja.
- Benarkah Ada Tiket Pesawat Jakarta-Seoul Rp 1 Jutaan?
- Pesawat Ini Terpaksa Dialihkan akibat Power Bank di Bagasi
Dukungan penuh dari industri penerbangan
Penumpang kasar di pesawat Inggris terancam masuk daftar hitam nasional. Mereka tidak akan bisa terbang lagi dengan maskapai penerbangan mana pun.
Chief Operations Officer Jet2, Phil Ward menyampaikan, pihaknya mengambil pendekatan tanpa toleransi terhadap perilaku penumpang yang mengganggu.
"Kami akan mendukung rencana pemerintah untuk membuat skema resmi guna berbagi informasi mengenai penumpang yang mengganggu di antara maskapai penerbangan, dan kami telah mengupayakan hal ini sejak lama," kata Ward.
Ia melanjutkan, pembentukan database nasional ini berarti, selain dilarang terbang bersama maskapai penerbangan tersebut, penumpang yang mengganggu juga dilarang terbang bersama maskapai penerbangan Inggris lainnya.
"Kami menantikan pertemuan dengan pemerintah untuk membahas hal ini lebih lanjut," tutur Ward.
Airlines UK juga menyambut baik ide database nasional ini. Lembaga yang mewakili industri maskapai penerbangan di Inggris ini siap bekerja sama dengan pemerintah.
"Langkah-langkah tambahan untuk menangani kasus-kasus gangguan yang paling parah, termasuk pembentukan daftar larangan nasional, merupakan langkah penting selanjutnya untuk memastikan bahwa sekelompok kecil penumpang tidak dapat mengganggu perjalanan udara bagi mayoritas penumpang," tutur juru bicara lembaga tersebut.
Tag: #penumpang #kasar #pesawat #bakal #kena #blacklist #nasional #inggris