Pendapatan Naik 23 Persen, GitLab Tetap PHK 350 Karyawan demi AI
- Platform pengembangan perangkat lunak (software) GitLab melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK/layoff) terhadap sekitar 14 persen tenaga kerjanya atau sekitar 350 karyawan.
PHK ini merupakan bagian dari restrukturisasi yang diumumkan GitLab sekitar Mei lalu.
Saat itu, GitLab menyatakan akan menghentikan operasinya di 22 negara, menyederhanakan lapisan manajemen, serta meningkatkan investasi infrastruktur demi fokus dan mendukung pertumbuhan beban kerja berbasis kecerdasan buatan (AI).
CEO GitLab, Bill Staples mengatakan AI agentic, yaitu AI yang dapat bekerja secara mandiri, kini memberikan tekanan besar pada infrastruktur pengembang perangkat lunak.
Baca juga: Ongkos Bikin AI Mahal, Banyak Perusahaan Pilih PHK Karyawan
"Oleh karena itu, mulai kuartal ini, kami akan melakukan pembangunan ulang sistem GitLab untuk mendukung pertumbuhan hingga 100 kali lipat seiring meningkatnya penggunaan AI," jelas Staples dalam keterangan resmi yang dihimpun TechCrunch, dikutip KompasTekno.
Nah, untuk mengatasi tekanan AI pada infrastruktur ini, Staples menyebut GitLab tengah bekerja sama dengan sebuah laboratorium AI yang tidak disebutkan namanya.
Kerja sama ini bertujuan untuk merancang ulang infrastruktur perusahaan supaya bisa mendukung beban kerja AI yang kini berkali-kali lipat lebih besar.
GitLab juga akan mengembangkan sistem penghubung aplikasi (API) yang dioptimalkan untuk AI agent, alat yang bisa memungkinkan kolaborasi AI dan pengembang manusia, context layer, serta fitur tata kelola (governance) yang terintegrasi di dalam platform.
Kembali lagi ke PHK di atas, GitLab tak mengumbar bagaimana nasib karyawan yang terkena layoff. Namun biasanya, karyawan akan menerima sejumlah benefit berdasarkan peraturan yang berlaku di masing-masing negaranya.
Adapun PHK dan restrukturisasi perusahaan ini secara keseluruhan, menurut GitLab, akan menghabiskan dana sekitar 30 juta dollar AS hingga 35 juta dollar AS.
Baca juga: GitLab Pangkas Jumlah Karyawan, Dana Dialihkan ke Pengembangan AI
GitLab sendiri menjadi salah satu dari banyak perusahaan teknologi yang melakukan PHK sambil meningkatkan investasi AI. Sebelumnya, Amazon, Microsoft, Meta, Cisco, Oracle, Cloudflare, Block, hingga Intuit juga mengambil langkah serupa.
Meski memangkas karyawan, kinerja bisnis GitLab tetap tumbuh. Pada kuartal pertama tahun fiskal 2026, perusahaan membukukan pendapatan 264 juta dollar AS, naik 23 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan margin kotor mencapai 88 persen.
Tag: #pendapatan #naik #persen #gitlab #tetap #karyawan #demi