Robot Humanoid di China Sudah Bisa Cuci Piring dan Lipat Baju
Robot humanoid China SeeLight S1 disebut mampu mengambil makanan, memanaskannya menggunakan microwave, membersihkan meja makan, hingga melipat pakaian dan menyimpannya ke lemari.(Modern Mechanics 24)
19:06
10 Juni 2026

Robot Humanoid di China Sudah Bisa Cuci Piring dan Lipat Baju

- Bayangkan jika anda punya robot yang bisa diperintah untuk menyiapkan sarapan, membereskan meja makan, mencuci piring, hingga melipat pakaian. 

Gambaran tersebut mungkin terdengar seperti adegan dalam film fiksi ilmiah. Namun di China, teknologi semacam itu sudah mulai diuji di lingkungan rumah tangga sungguhan. 

Robot humanoid bernama SeeLight S1 menjadi salah satu contoh terbarunya.

Dikembangkan oleh perusahaan kecerdasan buatan (AI) China, GigaAI, robot ini dirancang untuk membantu berbagai pekerjaan rumah tangga sehari-hari melalui perintah bahasa alami dari pengguna. 

Baca juga: Robot Polantas China Baru Kerja 3 Hari Sudah Catat 12.000 Pelanggaran

Dalam sebuah apartemen percobaan di Wuhan, China, SeeLight S1 disebut mampu mengambil makanan, memanaskannya menggunakan microwave, membersihkan meja makan, hingga melipat pakaian dan menyimpannya ke lemari.

Kemampuan tersebut memang terdengar mengesankan. Namun, performa robot ini ternyata dinilai masih jauh dari kata sempurna.

Gerakannya masih sangat lambat

Sejumlah laporan media China menyebut bahwa SeeLight S1 membutuhkan waktu lebih dari 10 menit untuk melipat satu pakaian.

Sementara itu, untuk sekadar merapikan tumpukan empat buku, robot ini disebut menghabiskan waktu hingga lebih dari lima menit. 

Robot humanoid juga sesekali masih mengalami kesulitan saat berinteraksi dengan benda-benda di lingkungan rumah. Misalnya, robot masih kerap menumpahkan air ketika mencoba memegang cangkir. 

Selain itu, gerakan SeeLight S1 juga dinilai masih terlalu lambat sehingga terlihat seolah-olah sengaja bermalas-malasan saat bekerja. 

Baca juga: China Mulai Pekerjakan Polantas Robot Humanoid Canggih

Tantangan terbesar robot humanoid 

Menurut Zu Zheng, Co-founder sekaligus CEO SeeLight, pekerjaan rumah tangga menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan robot humanoid.

Alasannya, robot humanoid punya kemampuan berbeda dengan robot konvensional yang memang sudah diprogram untuk menjalankan urutan tindakan tertentu.

Sebagai contoh, robot konvensional biasanya hanya mengerjakan tugas yang sama secara berulang di lingkungan yang sudah terstruktur, stabil, dan tidak berubah-ubah.

Sementara itu, robot humanoid untuk pekerjaan rumah tangga harus menghadapi kondisi yang jauh lebih dinamis, di mana setiap rumah memiliki tata letak, perabotan, dan kebiasaan penghuni yang berbeda-beda. 

Akibatnya, robot humanoid ini tidak hanya dituntut untuk mampu bergerak atau memegang benda.

Robot juga harus memahami lingkungan sekitar, mengenali objek, menafsirkan perintah, serta menentukan langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tertentu.

Nah menurut Zu, inilah yang membuat pekerjaan rumah tangga menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan robot humanoid saat ini. 

"Robot rumah tangga bergantung pada otak. Mereka harus memahami lingkungan sekitar, merencanakan tugas, menjalankan operasi, dan terus belajar di lingkungan rumah yang sangat bervariasi," ujar Zu. 

Karena itu, tugas sederhana seperti melipat pakaian, mengambil cangkir, atau menata barang di rumah dapat menjadi pekerjaan yang sulit dilakukan robot humanoid dibanding sekadar menjalankan gerakan yang sudah diprogram sebelumnya.

Baca juga: Populasi Meningkat, Robot Humanoid di China Wajib Punya KTP

Masih tahap uji coba

Menurut laporan China News Service, SeeLight S1 merupakan salah satu robot humanoid serbaguna pertama di China yang mulai diuji dalam lingkungan rumah tangga. 

Sejak diperkenalkan perdana pada Mei 2026, GigaAI sudah mengirim sebanyak 100 unit pertama untuk menjalani pengujian di berbagai skenario penggunaan sehari-hari.

Ke depan, GigaAI berencana meluncurkan model penerus bernama SeeLight S2 pada kuartal ketiga tahun ini, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GlobalTimes. 

Robot generasi terbaru itu digadang-gadang akan hadir dengan ukuran yang lebih ringkas, daya tahan baterai lebih lama, jangkauan lengan yang lebih luas, dan algoritma yang lebih baik.

Dengan peningkatan tersebut, robot humanoid diharapkan dapat beradaptasi lebih baik dengan dapur dan kamar mandi berukuran kecil, serta memenuhi beragam kebutuhan rumah tangga seperti mengambil barang dari tempat yang tinggi. 

Tag:  #robot #humanoid #china #sudah #bisa #cuci #piring #lipat #baju

KOMENTAR