Septik Tank Bisa Meledak, Apa Saja Pemicunya?
Septik tank atau tangki septik berfungsi menampung dan mengurai limbah rumah tangga. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, instalasi ini ternyata bisa menimbulkan bahaya serius, bahkan meledak.
Merangkum berbagai sumber, ledakan septik tank umumnya terjadi akibat penumpukan gas mudah terbakar seperti metana dan hidrogen sulfida yang dihasilkan dari proses pembusukan limbah.
Jika gas tersebut terperangkap karena ventilasi buruk, lalu terkena sumber api, risiko ledakan pun meningkat.
Penyebab Septik Tank Meledak
Karena itu, penting bagi pemilik rumah memahami apa saja penyebab septik tank meledak agar dapat melakukan pencegahan sejak dini.
Baca juga: Berapa Ukuran Septik Tank Rumah yang Benar Sesuai SNI?
1. Penumpukan gas mudah terbakar
Mengutip Tank for Everything, di dalam septik tank, limbah organik akan terurai secara alami dan menghasilkan gas metana serta hidrogen sulfida.
Kedua gas tersebut bersifat mudah terbakar. Jika jumlahnya terus meningkat di dalam tangki atau merembes ke ruang tertutup seperti basement dan saluran sempit, kondisi itu bisa sangat berbahaya.
Ketika konsentrasi gas mencapai tingkat tertentu, septik tank meledak karena terjadi pemicu, seperti percikan api.
2. Ada sumber api di sekitar tangki
Sementara melansir Gullet Sanitation, gas yang terkumpul tidak akan meledak tanpa pemicu. Sumber pemicu paling umum antara lain percikan listrik dari peralatan elektronik, nyala api terbuka, puntung rokok, hingga listrik statis.
Baca juga: Berapa Kedalaman Septik Tank Menurut Standar di Indonesia?
Karena itu, area sekitar septik tank sebaiknya dijauhkan dari aktivitas yang menghasilkan api atau percikan listrik.
3. Ventilasi tersumbat
Setiap septik tank umumnya memiliki saluran ventilasi untuk membuang gas hasil pembusukan secara aman ke udara terbuka.
Jika pipa ventilasi tersumbat oleh kotoran, sarang hewan, atau kerusakan lainnya, gas tidak dapat keluar dengan baik. Akibatnya, tekanan di dalam tangki meningkat dan gas menumpuk hingga mencapai level berbahaya.
4. Pembersihan dan perawatan yang salah
Mengutip Septic Blue of Raleigh, perawatan septik tank juga perlu dilakukan dengan cara yang benar. Penggunaan tekanan air terlalu tinggi saat penyedotan atau pembersihan dapat mengganggu sistem di dalam tangki.
Selain itu, penggunaan bahan kimia pembersih secara berlebihan juga bisa mengacaukan proses penguraian alami limbah dan memicu pembentukan gas berlebih jadi penyebab septik tank meledak.
Baca juga: Jangan Asal Bangun, Ini Standar Septik Tank yang Sesuai SNI
5. Membuang sampah sembarangan ke saluran toilet
Septik tank dirancang untuk menerima limbah organik. Jika penghuni rumah membuang minyak, lemak, tisu berlebihan, plastik, atau bahan kimia ke toilet, sistem dapat terganggu.
Material yang sulit terurai bisa menyebabkan sumbatan, mempercepat kerusakan tangki, dan meningkatkan risiko penumpukan gas. Septik tank meledak karena adanya gas metana yang menumpuk dan tersumbat di dalamnya.
Cara mencegah septik tank meledak
Agar septik tank tetap aman, lakukan beberapa langkah berikut:
- Sedot septik tank secara berkala
- Pastikan ventilasi tidak tersumbat
- Hindari membuang sampah non-organik ke toilet
- Jangan merokok atau menyalakan api di dekat tangki
Dengan perawatan yang tepat, risiko ledakan septik tank bisa ditekan dan sistem pembuangan limbah rumah tangga tetap bekerja aman.
Baca juga: Haruskah Septik Tank Kedap Air?