Bagasi Kereta Terbatas, KAI Minta Penumpang Kirim Oleh-oleh Mudik Terpisah
Salah seorang pemudik yang membawa ayam jago hidup sebagai oleh-oleh dari kampung halaman, Rabu (3/4/2025).(KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA)
07:07
23 Maret 2026

Bagasi Kereta Terbatas, KAI Minta Penumpang Kirim Oleh-oleh Mudik Terpisah

Bagi kamu yang berencana pulang mudik menggunakan kereta api dan membawa banyak oleh-oleh dari kampung halaman, sebaiknya ketahui dulu aturan ini.

Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan menetapkan berat maksimal bagasi kabin sebesar 20 kilogram per penumpang.

Barang bawaan penumpang tidak boleh melebihi volume maksimal 100 desimeter kubik dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm.

Dengan ketentuan ini, koper berukuran hingga 26 inci masih dapat ditempatkan di rak bagasi.

Baca juga: Pasar Beringharjo Yogyakarta, Pusat Belanja dan Oleh-oleh yang Dikunjungi Menkeu Purbaya

Bila penumpang membawa bagasi lebih dari 20 kilogram, dikenakan biaya kelebihan bagasi sesuai kelas layanan.

Tarifnya berkisar Rp 10.000 per kilogram untuk kelas eksekutif, Rp 6.000 per kilogram untuk kelas bisnis, dan Rp 2.000 per kilogram untuk kelas ekonomi.

Sementara itu, untuk barang dengan dimensi lebih dari 200 desimeter kubik, tidak diperkenankan dibawa ke dalam kabin kereta.

KAI juga mengingatkan bahwa binatang peliharaan tidak termasuk kategori barang bawaan dan dilarang dibawa ke dalam kereta api.

Ketentuan ini diberlakukan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pelanggan selama perjalanan berlangsung.

Baca juga: 10 Oleh-oleh Khas Bogor dari Roti Legendaris hingga Pastry Kekinian

Kirim oleh-oleh terpisah

Menyusul keterbatasan kapasitas bagasi penumpang, KAI mengimbau pemudik yang ingin membawa banyak oleh-oleh agar mempertimbangkan pengiriman secara terpisah melalui KALOG Express, KAI Logistik.DOK. PT KAI Menyusul keterbatasan kapasitas bagasi penumpang, KAI mengimbau pemudik yang ingin membawa banyak oleh-oleh agar mempertimbangkan pengiriman secara terpisah melalui KALOG Express, KAI Logistik.

Menyusul keterbatasan kapasitas bagasi penumpang, KAI mengimbau pemudik yang ingin membawa banyak oleh-oleh agar mempertimbangkan pengiriman secara terpisah.

“Kami memahami pelanggan ingin membawa berbagai oleh-oleh untuk keluarga. Namun agar perjalanan tetap nyaman, penting untuk memperhatikan aturan bagasi yang berlaku," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, Minggu (22/3/2026).

"Jika barang cukup banyak, pelanggan bisa memanfaatkan layanan pengiriman KAI Logistik melalui KALOG Express,” tambah dia.

KALOG Express melayani pengiriman barang, hewan, sepeda, dokumen, sampai motor dengan jangkauan Pulau Jawa, Bali, Sumatera, sampai Kalimantan.

Untuk mengetahui tarif pengirimannya, pelanggan bisa mengecek sendiri via situs resmi KAI Logistik.

Baca juga: 5 Oleh-oleh Khas Lombok yang Wajib Dibawa Pulang, Banyak Dijumpai di Mandalika

Silakan pilih jenis kiriman, dari dan tujuan rute pengiriman, serta berat barang yang akan dikirim.

Estimasi tarif pengiriman akan diberikan setelah memasukan detail tersebut.

Anne menuturkan, layanan KALOG Express dapat membantu mengirimkan barang dengan lebih praktis dan aman, tanpa perlu repot membawanya selama perjalanan.

Sehingga pelanggan dapat menikmati perjalanan arus balik Lebaran dengan lebih santai dan leluasa.

“Arus balik adalah momen kembali ke rutinitas. Kami ingin perjalanan pelanggan tetap terasa nyaman dan menyenangkan. Dengan barang yang lebih ringkas atau dikirim terlebih dahulu, perjalanan kita bisa lebih tenang,” pungkasnya.

Baca juga: 11 Oleh-oleh Khas Jogja Selain Bakpia, Tradisional hingga Kekinian

Tag:  #bagasi #kereta #terbatas #minta #penumpang #kirim #oleh #oleh #mudik #terpisah

KOMENTAR