Pos Utama Pantai Baron Gunungkidul Resmi Terapkan Pembayaran Non-Tunai
Suasana Pantai Baron, Tanjungsari, Gunungkidul, Sabtu (10/1/2026). Pemungutan retribusi non-tunai (cashless) 100 persen diterapkan di Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta. Bagaimana kesiapannya?(KOMPAS.com/Markus Yuwono)
08:14
13 Mei 2026

Pos Utama Pantai Baron Gunungkidul Resmi Terapkan Pembayaran Non-Tunai

- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), resmi meluncurkan sistem pemungutan retribusi wisata non-tunai (cashless) 100 persen di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron Utama, Selasa (12/5/2026).

Nantinya, pada akhir tahun, akan ditambah 10 TPR lainnya.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, penerapan pemungutan non-tunai ini rekomendasi dari DPRD, sekaligus mendukung amanat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), dan juga integritas para petugas di lapangan.

"Dengan sistem ini, uang diterima secara real-time dan tercatat otomatis sehingga tidak ada beban psikologis bagi petugas," kata Endah dalam keterangan dikutip, Selasa. 

Endah menuturkan, transaksi menggunakan kartu ini cukup cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar empat detik, sehingga memudahkan wisatawan.

Pantai Baron DIY terapkan pembayaran retribusi non-tunai

Tetap disediakan kartu e-money

Fenomena air laut dua warna Pantai Baron, Gunungkidul, Jumat (20/2/2026). Pemungutan retribusi non-tunai (cashless) 100 persen diterapkan di Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta. Bagaimana kesiapannya?Dok Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron Fenomena air laut dua warna Pantai Baron, Gunungkidul, Jumat (20/2/2026). Pemungutan retribusi non-tunai (cashless) 100 persen diterapkan di Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta. Bagaimana kesiapannya?

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan, hasil uji coba non-tunai sejak pada April 2026, tepatnya dari Senin (6/4/2026) hingga Sabtu (11/4/2026), tingkat pembayaran menggunakan non-tunai terbilang tinggi.

Adapun tingkat kesiapan wisatawan mencapai 80 persen, dan sisanya pengunjung yang belum siap, terutama kalangan lansia (lanjut usia) di atas 50 tahun. 

Untuk mengantisipasi tidak memiliki e-money atau aplikasi bank, disediakan kartu e-money dengan harga Rp 15.000 tanpa tambahan biaya kartu. 

"Bagi wisatawan yang tetap ingin membayar tunai, sementara diarahkan melalui pos lain yang masih menerapkan sistem hybrid (tunai dan non-tunai), seperti di jalur JJLS," kata Hary.

Penambahan 10 TPR

Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo menyebut setidaknya 10 TPR tambahan ditargetkan sudah menerapkan sistem serupa pada akhir tahun ini. 

Selain retribusi masuk wisata, sistem non-tunai juga direncanakan akan merambah ke sektor lain seperti pengelolaan parkir di kawasan wisata. Hal ini sebagai bentuk komitmen transparansi dan peningkatan pelayanan bagi wisatawan. 

"Kita harus berani meninggalkan cara manual yang kurang efisien untuk masa depan yang lebih transparan," kata Eko. 

Tag:  #utama #pantai #baron #gunungkidul #resmi #terapkan #pembayaran #tunai

KOMENTAR