Kedubes Korea Selatan Beri Imbauan Terkait Keselamatan WNA di Bali
Maraknya kasus yang menimpa WNA di Bali, misalnya penculikan dan pelecehan seksual, memicu imbauan dari Kedubes Korea Selatan.(Dok. Shutterstock/oneinchpunch)
21:35
6 April 2026

Kedubes Korea Selatan Beri Imbauan Terkait Keselamatan WNA di Bali

Kedutaan Besar Korea Selatan (Kedubes Korsel) untuk Indonesia mengeluarkan peringatan akibat maraknya kasus kejahatan di Bali yang menargetkan warga negara asing (WNA). Mereka diimbau lebih waspada terkait keselamatan mereka. 

"Terjadi peningkatan kejahatan kekerasan yang menargetkan warga negara asing di daerah wisata populer di Bali seperti Jimbaran, Seminyak, dan Canggu. Kami meminta warga negara Korea yang berkunjung ke Bali untuk lebih memperhatikan keselamatan mereka," tulis pernyataan Kedutaan Besar Korea Selatan, dilansir dari Asia Business Daily, Rabu (1/4/2026).

Kedubes Korsel beri imbauan soal keselamatan WNA di Bali

Banyak insiden di Bali yang menimpa WNA

Maraknya kasus yang menimpa WNA di Bali, misalnya penculikan dan pelecehan seksual, memicu imbauan dari Kedubes Korea Selatan.Dok. Shutterstock/Marius Dobilas Maraknya kasus yang menimpa WNA di Bali, misalnya penculikan dan pelecehan seksual, memicu imbauan dari Kedubes Korea Selatan.

Terdapat lima insiden yang menargetkan WNA dalam kurun waktu sekitar satu bulan sejak pertengahan Februari 2026.

Kekhawatiran meningkat karena kejahatan serius, termasuk pembunuhan dan pelecehan seksual, telah terjadi secara beruntun.

Pada Februari 2026 lalu, tepatnya Minggu (15/2/2026) malam, seorang laki-laki warga negara Ukraina diculik saat mengendarai sepeda motor di Jimbaran. Kemudian, sekitar 10 hari kemudian, pada Kamis (26/2/2026), tubuhnya ditemukan.

Lalu, pada Senin (23/3/2026), seorang laki-laki warga negara Belanda ditikam hingga tewas oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor di dekat vila tempat dia menginap.

Selanjutnya, pada tanggal yang sama dini hari, seorang perempuan warna negara China yang memesan ojek setelah meninggalkan sebuah klub mengalami pelecehan seksual oleh pengemudinya.

Dalam insiden lain pada Selasa (24/3/2026) dini hari, seorang perempuan warga negara Australia dilecehkan oleh seorang petugas keamanan di kamar mandi hotel di Seminyak.

Tidak hanya itu, seorang resepsionis hotel di Canggu juga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan China.

Maraknya kasus yang menimpa WNA di Bali, misalnya penculikan dan pelecehan seksual, memicu imbauan dari Kedubes Korea Selatan.Dok. Shutterstock/Aries Hendrick Apriyanto Maraknya kasus yang menimpa WNA di Bali, misalnya penculikan dan pelecehan seksual, memicu imbauan dari Kedubes Korea Selatan.

Sejumlah kasus penculikan melibatkan metode yang cukup kejam, dikutip dari Sedaily. Korban dilaporkan mengalami penganiayaan dalam waktu lama. 

Dalam beberapa video yang beredar menunjukkan, pelaku menuntut uang tebusan dalam jumlah besar dari keluarga korban. 

Sementara itu, pihak kepolisian telah mengidentifikasi enam tersangka berkewarganegaraan Rusia dan Ukraina terkait kasus ini dan telah meminta red notice melalui Interpol. 

Beberapa tersangka telah melarikan diri, sedangkan kaki tangan yang tetap berada di Indonesia telah ditangkap.

Kedutaan Besar Korea Selatan menyarankan para pelaku perjalanan asing untuk segera menghubungi polisi setempat jika terjadi tindak kriminal, sekaligus menekankan pentingnya meminta bantuan konsuler jika diperlukan. 

Pihak Kedutaan Besar juga berulang kali mendesak kepatuhan terhadap langkah-langkah keselamatan dasar, termasuk menghindari transportasi yang tidak dikenal dan memverifikasi keamanan akomodasi.

Tag:  #kedubes #korea #selatan #beri #imbauan #terkait #keselamatan #bali

KOMENTAR