Naik Kereta Jakarta-Purwakarta Cuma Rp 8.000, Ide Wisata Hemat Bujet
Water Villa Cikao Park Purwakarta, di areal wisata Cikao Park, tepatnya di Desa Cisalada, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (9/5/2025).(Dokumentasi Cikao Park.)
18:07
13 April 2026

Naik Kereta Jakarta-Purwakarta Cuma Rp 8.000, Ide Wisata Hemat Bujet

Bagi masyarakat Jabodetabek, jalan-jalan ke luar kota tidak melulu menguras isi dompet. Moda transportasi umum seperti kereta bisa dimanfaatkan untuk menghemat bujet wisata.

Kereta Api Indonesia (KAI) menawarkan rute perjalanan dari Jakarta menuju Purwakarta, Jawa Barat, dengan ongkos di bawah Rp 10.000 sekali jalan.

"Dengan kombinasi layanan Commuter Line dan KA Lokal, pelanggan dapat menjangkau berbagai destinasi wisata hanya dengan tarif sekitar Rp 8.000 hingga Rp 9.000," kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, Minggu (12/4/2026).

Baca juga: Kereta Whoosh Terlambat akibat Penumpang Tahan Pintu, KCIC Beri Teguran

Cara naik kereta Jakarta-Purwarkarta Rp 8.000

Perjalanan dari Jakarta menuju Purwakarta dimulai dari keberangkatan Stasiun Jakarta Kota atau Tanah Abang menuju Cikarang.

Perjalanan dari Jakarta menuju Purwakarta dimulai dari keberangkatan Stasiun Jakarta Kota atau Tanah Abang menuju Cikarang. Tarif Commuter Line tersebut Rp 5.000 sekali jalan. Bahkan, bila berangkat dari Stasiun Manggarai, tarifnya hanya Rp 4.000 per orang sekali jalan.DOK. PT KAI Perjalanan dari Jakarta menuju Purwakarta dimulai dari keberangkatan Stasiun Jakarta Kota atau Tanah Abang menuju Cikarang. Tarif Commuter Line tersebut Rp 5.000 sekali jalan. Bahkan, bila berangkat dari Stasiun Manggarai, tarifnya hanya Rp 4.000 per orang sekali jalan.

Tarif Commuter Line tersebut Rp 5.000 sekali jalan. Bahkan, bila berangkat dari Stasiun Manggarai, tarifnya hanya Rp 4.000 per orang sekali jalan.

Perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan KA Lokal Walahar dengan tarif Rp 4.000 menuju Purwakarta.

Rangkaian perjalanan ini memberi kemudahan berpindah moda dalam satu alur perjalanan yang praktis.

Baca juga: 4 Tempat Wisata di Purwakarta untuk Libur Akhir Pekan, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk 2026

Daya tarik wisata Purwakarta

Anne menjelaskan, perjalanan kereta menuju Purwakarta menghadirkan pengalaman yang terasa santai.

Dari balik jendela kereta lokal, pelanggan dapat menikmati hamparan sawah hingga lanskap perbukitan yang menghadirkan suasana tenang.

Setibanya di Stasiun Purwakarta, kawasan wisata seperti Situ Buleud dapat dijangkau dengan berjalan kaki, memberi nuansa kota yang hangat dan bersahabat.

"Pada waktu tertentu, kawasan ini semakin hidup dengan hadirnya Air Mancur Sri Baduga yang dikenal sebagai salah satu pertunjukan air mancur terbesar di Asia Tenggara," jelas Anne.

Baca juga: 12 Tempat Wisata Dekat Stasiun Purwakarta untuk Liburan Panjang

Ilustrasi sate maranggi. Dok. Sajian Sedap Ilustrasi sate maranggi.

"Perpaduan semburan air, pencahayaan, dan narasi budaya menghadirkan pengalaman visual yang berkesan bagi pengunjung," sambungnya.

Selain itu, ada juga opsi pilihan wisata lain di Purwakarta, seperti kawasan Waduk Jatiluhur yang menghadirkan panorama perbukitan dan hamparan air yang luas, cocok untuk menikmati suasana alam yang tenang.

Serta Situ Wanayasa yang memungkinkan pengunjung dapat menikmati suasana danau sambil mencicipi kuliner khas seperti sate maranggi, ayam bakar, hingga ketan bakar dengan latar pemandangan yang menenangkan.

Bagi pelanggan yang memiliki waktu lebih panjang, perjalanan dapat dilanjutkan ke wilayah Subang dengan destinasi seperti kebun teh Ciater dan berbagai curug yang menawarkan suasana alam yang segar.

Baca juga: Curug Tilu Purwakarta: Harga Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Jumlah penumpang kereta menuju Purwakarta

Minat masyarakat terhadap perjalanan kereta murah ini terus meningkat. Hal ini terlihat dari peningkatan layanan di lintas Cikarang.

“Pilihan wisata yang dekat dari Jakarta, biaya yang terjangkau, serta suasana yang berbeda membuat perjalanan menjadi lebih mudah direncanakan dan tetap memberi pengalaman yang berkesan,” kata Anne.

Frekuensi perjalanan Commuter Line meningkat dari 158 perjalanan per hari pada 2015 menjadi 281 perjalanan per hari pada 2025, menunjukkan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang.

Baca juga: DAMRI Buka Rute Baru Purwakarta-Rajabasa via Cawang, Tarif Mulai dari Rp 260.000

Dari sisi volume, pengguna Commuter Line Cikarang Line juga menunjukkan tren pertumbuhan.

Pada 2022 tercatat 55,6 juta pengguna, meningkat menjadi 71,6 juta pada 2023, lalu 84,4 juta pada 2024, dan mencapai 85,9 juta pada 2025.

Pada Januari hingga Maret 2026, jumlah pengguna Commuter Line Cikarang telah mencapai 21,7 juta orang.

Pertumbuhan juga terlihat pada layanan KA Lokal Walahar Ekspres relasi Cikarang–Purwakarta.

Pada 2022 tercatat 2,1 juta pengguna, meningkat menjadi 3,2 juta pada 2023, kemudian 3,8 juta pada 2024, dan mencapai 4,1 juta pada 2025. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah pengguna telah mencapai 1,1 juta orang.

Baca juga: KAI Wisata Gelar Promo Kereta Panoramic dan Priority, Harga Mulai Rp300.000

Tag:  #naik #kereta #jakarta #purwakarta #cuma #8000 #wisata #hemat #bujet

KOMENTAR