Perempuan Menentukan 80 Persen Keputusan Traveling, Ini Faktanya
Sekitar 80–82 persen keputusan perjalanan ditentukan oleh perempuan, bahkan ketika mereka bukanlah pihak yang membayar perjalanan tersebut(FREEPIK/jcomp)
17:56
23 April 2026

Perempuan Menentukan 80 Persen Keputusan Traveling, Ini Faktanya

Perempuan menentukan sekitar 80–82 persen keputusan perjalanan (traveling), bahkan ketika mereka bukanlah pihak yang membayar perjalanan tersebut.

Angka tersebut didapat dari studi Gutsy Traveler (2024) yang dibagikan oleh Golden Rama Tours & Travel.

"Karena mungkin biar lebih detail ya, lebih dirasa ya produknya karena perempuan kan lebih sensitif ya gitu," ujar General Manager Incentive & International Events Golden Rama Tours & Travel, Nicky Christina, saat menjelaskan salah satu alasan besarnya dampak perempuan dalam traveling.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Wisata dan Wanita di Jakarta dalam rangka perayaan Hari Kartini 2026, Selasa (21/4/2026).

Perempuan tentukan hingga 82 persen keputusan traveling

Terjadi baik dalam lingkup kecil maupun besar

Keputusan traveling oleh perempuan bukan hanya terjadi dalam lingkup kecil, tapi juga untuk skala korporasi atau perusahaan.

Menurut Corporate Sales Manager Golden Rama Tours & Travel, Yulia Hapsari, sebanyak 67 persen pemesan paket perjalanan di agen perjalanan berusia 55 tahun tersebut merupakan perempuan.

"Kami punya travel policy namanya travel experience. Jadi dengan pengalaman ke pengalaman itu, kami punya profil masing-masing korporasi yang ternyata 67 persen itu pemesannya adalah perempuan," ucap Yulia.

Yulia Hapsari sebagai Corporate Sales Manager Golden Rama Tours & Trave, Kitty Chandra sebagai VP Business Development Golden Rama Tours & Travel, Nicky Christina sebagai GM of Incentive & International Events Golden Rama Tours & Travel, dan Riki Wijaya sebagai Head of Sport Holidays Golden Rama Tours & Travel dalam pertemuan media bertajuk Wanita dan Wisata di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Kompas.com/Krisda Tiofani Yulia Hapsari sebagai Corporate Sales Manager Golden Rama Tours & Trave, Kitty Chandra sebagai VP Business Development Golden Rama Tours & Travel, Nicky Christina sebagai GM of Incentive & International Events Golden Rama Tours & Travel, dan Riki Wijaya sebagai Head of Sport Holidays Golden Rama Tours & Travel dalam pertemuan media bertajuk Wanita dan Wisata di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Dalam konteks ini, perspektif perempuan menjadi semakin relevan. Bukan hanya karena jumlahnya yang signifikan, tapi karena cara pandang yang dibawa lebih reflektif, lebih personal, dan lebih berorientasi pada makna.

Meskipun bukan sebagai pengambil keputusan akhir, kata Yulia, peran perempuan sangat berpengaruh pada perjalanan wisata, khususnya di segmen korporasi. Mulai dari menentukan destinasi sampai pengaturan bujet yang saat ini banyak dikuasai oleh perempuan.

Baca juga: Ide Liburan ke Spanyol ala Andrea Brillantes, Perempuan Tercantik di Dunia 2024

Tren ini juga tercermin dari pertumbuhan segmen premium. Pada tahun 2025, segmen ini tercatat tumbuh sebesar 31 persen dengan perempuan berkontribusi hingga 64 persen.

Angka tersebut menunjukkan peran besar perempuan dalam mendorong permintaan terhadap pengalaman perjalanan yang lebih personal dan bermakna.

Sementara itu, General Manager of Communications & CRM Golden Rama Tours & Travel, Ricky Hilton, menambahkan bahwa perubahan ini juga mendorong transformasi dalam cara berkomunikasi.

“Perempuan hari ini tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga menjadi suara yang membentuk bagaimana perjalanan itu dikomunikasikan dan dirasakan. Mereka lebih sensitif terhadap cerita, relevansi, dan makna,” kata Ricky.

Pendekatan ini mendorong perubahan dalam cara perjalanan dirancang dari sekadar menyusun perjalanan, menjadi merancang pengalaman yang mampu membuka perspektif, memperkuat koneksi, dan meninggalkan dampak jangka panjang.

Tag:  #perempuan #menentukan #persen #keputusan #traveling #faktanya

KOMENTAR