Usai Keluhan Wisatawan, Jakarta Perketat Penindakan Kejahatan di Area Wisata
Ilustrasi Jakarta masuk dalam daftar kota teraman di dunia.(canva.com/ Creativa Images)
09:07
4 Juni 2026

Usai Keluhan Wisatawan, Jakarta Perketat Penindakan Kejahatan di Area Wisata

Jakarta tengah berupaya dalam meningkatkan pencegahan tindak kejahatan di area wisata. Hal ini dipicu oleh serangkaian perampokan dan penyerangan brutal yang menargetkan turis asing.

Dilansir Kompas.com dari VN Express International pada Kamis (4/6/2026), Pemerintah Indonesia berencana untuk memasang sekitar 24.000 kamera CCTV di seluruh Jakarta pada tahun 2027.

Pemasangan CCTV ini akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kepolisian Metro Jaya sebagai bagian dari meningkatkan keselamatan publik dan keamanan di seluruh ibu kota.

Baca juga: Tren Concept Cafe di Korea Selatan Disebut Mulai Meresahkan, Mengapa?

Keluhan wisatawan atas meningkatnya kriminalitas di Jakarta

Sejumlah turis asing mulai mengeluhkan banyaknya tindakan kriminal di area wisata Jakarta.

Sejumlah video yang beredar secara online dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan berbagai tindakan kriminal seperti pencurian dan perampokan. 

Seperti pada Jumat (8/5/2026) seorang turis Polandia mendapatkan kejadian kriminal di mana tas miliknya dirampas oleh pengendara sepeda motor di daerah Kebon Sirih, Jakarta.

Tidak hanya itu, perampokan juga dialami oleh turis asal Italia pada Kamis (14/5/2026) . Ponsel miliknya dirampok oleh pengendara motor di dekat Bundaran Hotel Indonesia saat ia tengah menunggu layanan ojek online di pinggir jalan.

Maraknya kasus-kasus kejahatan di Jakarta memicu kekhawatiran publik mengenai keselamatan turis. Pengguna media sosial bahkan membandingkan Jakarta dengan “Gotham City” yakni kota fiksi yang penuh kejahatan dalam film Batman.

Baca juga: Kuil Longshan Taiwan, Tempat Fans BTS Berdoa demi Tiket Konser

Jakarta perketat keamanan di berbagai area

Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan peningkatan keamanan publik telah menjadi prioritas utama.

Pemerintah kota akan meningkatkan kemampuan deteksi dini dan pemantauan melalui jaringan pengawasan yang lebih terintegrasi dan terhubung.

Polisi Jakarta juga dilaporkan telah menyelesaikan 171 kasus kejahatan jalanan dan menangkap 103 tersangka dalam lima bulan pada pertama tahun 2026.

Sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara setelah Singapura dalam Indeks Hunian Global 2026, Jakarta terus berupaya dalam meningkatkan keamanan kota.

Baca juga: Menpar Widiyanti Sebut Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Terdampak Situasi Timur Tengah

Tag:  #usai #keluhan #wisatawan #jakarta #perketat #penindakan #kejahatan #area #wisata

KOMENTAR