Kemenhub Catat 10 Juta Pemudik Lebaran 2026, Antisipasi Arus Balik
- Pergerakan pemudik menggunakan angkutan umum pada Lebaran 2026 terus meningkat.
Hingga H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat menembus 10 juta orang.
Berdasarkan data Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub), total penumpang angkutan umum sejak H-8 hingga H-1 mencapai 10.003.583 orang atau naik 9,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 9.158.315 orang.
Baca juga: Arus Mudik 2026, Volume Lalu Lintas Trans Jawa Meningkat 131,87 Persen
Ilustrasi mudik. Berikut nomor telepon penting yang bisa dihubungi saat mengalami maalah dalam perjalanan mudik lebaran.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Ernita Titis Dewi mengatakan, masyarakat diimbau mulai mengantisipasi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak,” ujar Titis dalam keterangan resmi, Sabtu (21/3/2026).
Secara perinci, moda transportasi kereta api menjadi penyumbang terbesar dengan 2,98 juta penumpang atau naik 13,22 persen secara tahunan.
Disusul angkutan penyeberangan sebanyak 2,48 juta penumpang naik 14,78 persen.
Baca juga: Studi Ungkap Jenis Olahraga yang Tepat untuk Kontrol Gula Darah
Lalu angkutan udara 2,19 juta penumpang naik 3,05 persen, angkutan darat 1,58 juta penumpang naik 9,18 persen, dan angkutan laut 761.993 penumpang.
Pada H-1 saja kata Titis, jumlah penumpang mencapai 915.635 orang, dengan kontribusi terbesar dari kereta api sebanyak 302.823 orang, diikuti angkutan udara 207.261 orang, penyeberangan 189.804 orang, angkutan darat 161.054 orang, serta angkutan laut 54.693 orang.
Selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga meningkat signifikan.
Ilustrasi mudik Lebaran.
Di gerbang tol Jakarta, kendaraan keluar tercatat sebanyak 117.016 unit, sedangkan kendaraan masuk mencapai 66.210 unit.
Baca juga: Pemerintah: Mudik Idul Fitri Instrumen Penguatan Ekonomi yang Konsisten
Sementara total pergerakan kendaraan di gerbang tol Jabodetabek mencapai 248.349 unit dan di luar Jabodetabek sebanyak 236.758 unit.
Di jalur arteri, kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai 474.454 unit, sedangkan yang masuk sebanyak 360.479 unit.
Adapun pergerakan kendaraan di arteri non-Jabodetabek mencapai 491.901 unit.
Dari sisi ketepatan waktu, kinerja angkutan umum relatif terjaga.
Baca juga: Lebaranomics: Transformasi Mudik Jadi Stimulus Ekonomi Daerah
Kereta api mencatat tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) tertinggi, yakni 98,20 persen untuk antarkota dan 98,90 persen untuk regional.
Sementara itu, angkutan udara domestik mencatat OTP 85,79 persen, laut 95,70 persen, penyeberangan 63,19 persen, dan angkutan darat 72,49 persen.
Kemenhub menegaskan terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan keamanan selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Titis menambahkan, masyarakat juga diminta memastikan kondisi kesehatan tetap prima, membawa kebutuhan pribadi, serta menggunakan moda transportasi resmi.
Baca juga: Mudik Lebaran, Pakai E-Wallet Ini untuk Tarik Tunai di ATM BRI dan BJB
“Patuhi arahan petugas di lapangan agar perjalanan arus balik tetap aman dan nyaman,” kata dia.
Tag: #kemenhub #catat #juta #pemudik #lebaran #2026 #antisipasi #arus #balik