Dua Proyek Rp 640 M di Maluku Bakal Serap 10.000 Tenaga Kerja
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir(KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)
06:32
30 Maret 2026

Dua Proyek Rp 640 M di Maluku Bakal Serap 10.000 Tenaga Kerja

– Investasi senilai Rp 640 miliar untuk pembangunan dua proyek strategis di Maluku Tengah diproyeksikan menjadi titik balik penguatan ekonomi daerah, terutama melalui hilirisasi komoditas kelapa dan pala.

Dua proyek tersebut berupa pembangunan pabrik kelapa terintegrasi dan pabrik pengolahan pala yang akan dibangun di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Kehadiran industri ini diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja dalam skala besar.

“Dua proyek strategis nasional dipastikan akan dibangun di Maluku Tengah,” kata Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir kepada wartawan, Sabtu (28/3/2026).

“Groundbreaking (peletakan batu pertama) direncanakan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto,” lanjutnya.

Total investasi proyek ini mencapai Rp 640 miliar, terdiri dari pembangunan pabrik kelapa terintegrasi senilai Rp 500 miliar dan pabrik pengolahan pala sebesar Rp 140 miliar.

Pemerintah mempercayakan pengelolaan kedua proyek tersebut kepada PTPN, dengan rencana peletakan batu pertama dalam satu hingga dua bulan ke depan.

Baca juga: Wagub Maluku Jajaki Kerja Sama Jepang, Masela Dibahas

Hilirisasi Komoditas Lokal

Pabrik kelapa terintegrasi dirancang untuk menghasilkan berbagai produk turunan bernilai tinggi, seperti medium chain triglycerides (MCT), tepung kelapa, hingga arang aktif.

Kapasitas produksinya ditargetkan mencapai 300.000 butir kelapa per hari.

“Sementara pabrik pengolahan pala akan difokuskan pada produksi oleoresin yang ditujukan untuk memenuhi standar pasar ekspor global,” ujar Zulkarnain.

Langkah ini menandai dorongan serius pemerintah dalam memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah, sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Baca juga: Bahlil Laporkan 13 Proyek Hilirisasi Baru Rp 239 T ke Prabowo

Serap Tenaga Kerja dan Transformasi Ekonomi

Selain meningkatkan nilai tambah, proyek ini juga diproyeksikan menyerap sekitar 10.000 tenaga kerja. Dampaknya diharapkan signifikan terhadap penurunan angka pengangguran di Maluku Tengah.

Menurut Zulkarnain, proyek ini akan dijalankan melalui sinergi dengan Danantara, dengan PTPN berperan sebagai penghubung antara potensi petani lokal, teknologi industri modern, dan akses pasar global.

“Dua proyek ini akan menyerap tenaga kerja hingga mencapai 10.000 orang,” ujarnya.

“Insya Allah, dengan dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah, Maluku Tengah kini bersiap memasuki babak baru sebagai salah satu pusat pengolahan komoditas unggulan di Indonesia timur,” katanya.

Langkah ini dinilai sebagai tonggak penting dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis sumber daya lokal menuju industri yang memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi.

Baca juga: Prabowo ke APINDO: Industri Diminta Lebih Nyata Serap Tenaga Kerja

Tag:  #proyek #maluku #bakal #serap #10000 #tenaga #kerja

KOMENTAR