IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
17:37
30 Maret 2026

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin, 30 Maret 2026. Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup di level 7.091 atau turun 0,07 persen.

"Setelah bergerak melemah pada awal perdagangan sesi I, pelemahan IHSG berkurang menjelang penutupan sesi I," tulis riset tersebut.

Memasuki sesi II, IHSG sempat rebound dan bergerak fluktuatif hingga akhir perdagangan.

Dari sisi sektoral, saham energi mencatatkan penguatan paling signifikan, naik sebesar 2,18 persen.

"Hal ini, seiring dengan berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah akibat konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung,” lanjut riset tersebut.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebaliknya, sektor keuangan menjadi penekan utama IHSG dengan pelemahan sebesar 1,17 persen. Koreksi dipicu oleh saham perbankan, termasuk BBCA yang memasuki masa ex date dividen, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek ekonomi.

Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan pergerakan histogram yang cenderung sideways, mencerminkan arah pasar yang masih terbatas dan cenderung bergerak dalam rentang tertentu.

Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati kebijakan pemerintah dalam merespons lonjakan harga minyak global. Pemerintah tengah menyiapkan langkah mitigasi, mulai dari efisiensi anggaran hingga opsi kerja dari rumah (WFH) guna menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Selain itu, pemerintah juga berupaya menekan impor migas melalui penghematan energi dan penguatan program biodiesel 50% (B50). Langkah ini dilakukan untuk menjaga harga BBM subsidi tetap stabil serta menghindari tekanan terhadap inflasi dan defisit anggaran.

Sementara itu, pasar masih menanti kepastian kebijakan bea keluar ekspor batu bara yang belum diumumkan, meski telah masuk dalam asumsi penerimaan APBN 2026. Adapun kebijakan bea keluar produk turunan nikel disebut telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 251,2 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,94 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,67 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 280 saham bergerak naik, sedangkan 428 saham mengalami penurunan, dan 250 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, GSMF, NZIA, RGAS, AGII, YPAS, ELPI, OILS, PRDA, MSIN, BAIK, ASPR

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PTSN, FMII, FITT, BBLD, ASSA, ATIC, IDEA, SHID, UDNG, HRTA, NANO.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #ihsg #masih #merosot #hari #saham #saham #energi #membara

KOMENTAR