BBM Tak Naik, Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM hingga Rp 100 Triliun
- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan menambah anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 90 triliun hingga Rp 100 triliun.
Menurut Purbaya, langkah ini ditempuh untuk menjaga harga BBM dalam negeri agar tidak naik di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia akibat konflik di Timur Tengah.
“Rp 90-100 triliun, itu subsidi, kompensasi lain lagi. Nanti kita hitung lagi, angka pastinya saya lupa,” kata Purbaya kepada awak media, di Wisma Danantara, Rabu (1/4/2026).
Namun, ia menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara dan akan dihitung kembali. Selain itu, tambahan anggaran tersebut baru mencakup komponen subsidi, belum termasuk kompensasi.
Baca juga: Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Pertamina Tanggung Sementara
Ia kembali menegaskan kisaran tambahan tersebut saat diminta klarifikasi lebih lanjut. “Iya, kira-kira segitu, nanti kita hitung lagi,” ujarnya.
Purbaya menambahkan, pemerintah saat ini masih memiliki ruang fiskal yang cukup untuk meredam dampak kenaikan harga minyak dunia.
Bahkan, menurut dia, pemerintah masih mampu menjaga harga BBM domestik tetap stabil meski harga minyak global berada di kisaran tinggi.
Ia menjelaskan, dengan asumsi harga minyak dunia rata-rata mencapai 100 dollar AS per barel sepanjang tahun, kondisi fiskal Indonesia masih relatif aman. Apalagi, harga minyak saat ini masih berada di bawah asumsi tersebut.
Menurut dia, harga minyak dunia saat ini berada di kisaran 70 dollar AS per barel dengan rata-rata sekitar 76-77 dollar AS per barel.
Dengan kondisi tersebut, ruang fiskal pemerintah dinilai masih cukup terbuka.
Purbaya juga memastikan bahwa meski ada tambahan subsidi, defisit anggaran tetap dapat dijaga di bawah batas aman. Pemerintah, kata dia, telah mengunci defisit anggaran di kisaran 2,9 persen, meskipun asumsi harga minyak mencapai 100 dollar AS per barel.
“Ini sudah kita hitung semua. Bahkan dengan asumsi rata-rata 100 dollar AS pun, defisit tetap di bawah 3 persen, sekitar 2,9 persen, jadi tidak masalah,” kata dia.
Adapun PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan harga BBM 1 April 2026 yang berlaku di SPBU seluruh Indonesia.
Mengacu harga BBM April 2026, semua jenis BBM nonsubsidi dan nonsubsidi tidak mengalami penyesuaian, baik Pertamax Series maupun Dex Series. Artinya, harga BBM terbaru masih sama dengan yang berlaku saat ini.
Baca juga: Bahlil Pastikan Harga BBM Pertalite dan Biosolar Tidak Akan Naik
Daftar harga BBM 1 April 2026
Mengacu harga BBM hari ini, harga BBM terbaru di wilayah Jabodetabek, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara sebagai berikut:
Pertamax (RON 92): Rp 12.300
Pertamax Green 95: Rp 12.900
Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.100
Dexlite (CN 51): Rp 14.200
Pertamina Dex (CN 53): Rp 14.500
Tag: #naik #purbaya #tambah #anggaran #subsidi #hingga #triliun