Dari Buka Puasa hingga Mudik, BSI Maslahat Jangkau 145 Ribu Penerima
— BSI Maslahat menyalurkan manfaat kepada 145.244 penerima di berbagai wilayah Indonesia melalui program Ramadan Emas: Maslahat untuk Bangsa.
Program ini menjadi bagian dari komitmen BSI Maslahat sebagai lembaga amil zakat nasional dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Penyaluran difokuskan pada masyarakat prasejahtera, anak yatim, dan kelompok rentan.
Direktur Eksekutif BSI Maslahat Sukoriyanto Saputro menilai Ramadan menjadi momentum untuk memperluas manfaat sosial.
"Hal ini sejalan dengan semangat Ramadhan sebagai bulan berbagi dan melipatgandakan kebaikan," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Laba BSI Rp 1,36 Triliun di Februari 2026, Didukung Bisnis Emas dan UMKM
Program bantuan sosial
Program berbagi buka puasa dan sahur menjadi salah satu yang terbesar. Program ini menjangkau 85.783 penerima manfaat.
Bantuan berupa makanan siap santap disalurkan di stasiun, rumah sakit, masjid, pesantren, serta lingkungan masyarakat dhuafa.
BSI Maslahat juga menyalurkan sembako kepada 11.354 penerima manfaat. Selain itu, THR diberikan kepada 19.172 anak yatim.
Penyaluran THR tidak hanya dalam bentuk uang. Anak yatim dan dhuafa diajak berbelanja kebutuhan Lebaran di berbagai department store.
Baca juga: BYOND BSI Tembus 6 Juta Pengguna, Transaksi Rp 820 T pada 2025
Layanan ibadah dan bantuan bencana
Layanan zakat fitrah dan fidyah menjangkau 10.304 penerima manfaat. Penyaluran dilakukan di berbagai daerah.
Distribusi beras juga dilakukan dalam jumlah besar. Lebih dari 7.000 kantong beras atau sekitar 35 ton disalurkan di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Sumatera.
Program Sedekah Quran untuk Orang Tua menjangkau 5.500 penerima manfaat. Bantuan peralatan ibadah juga diberikan kepada 800 penerima di Sumatera, terutama untuk wilayah terdampak banjir dan longsor.
Dukungan internasional dan mobilitas
Program Ramadan Bersama Palestina menjangkau 4.800 penerima manfaat. Bantuan berupa paket sembako Idulfitri berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak, mentega, susu, dan makanan ringan.
BSI Maslahat juga menjalankan program Mudik Bareng Disabilitas. Program ini membantu 385 penerima dengan fasilitas bus dan kereta api.
Layanan Posko Mudik Lebaran BSI turut disediakan. Fasilitas meliputi cek kesehatan, pembayaran ZISWAF, pembagian makanan berbuka, hingga mobil mushola.
Sebanyak 7.051 penerima manfaat tercatat menggunakan layanan posko selama periode mudik.
Program wakaf juga dijalankan sebagai bagian dari keberlanjutan. Sebanyak 95 penerima manfaat terlibat dalam penguatan ekonomi berbasis wakaf produktif.
Tag: #dari #buka #puasa #hingga #mudik #maslahat #jangkau #ribu #penerima