Realisasi Investasi Kuartal I-2026 Diproyeksi Tembus Rp 497 Triliun
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani melaporkan bahwa realisasi investasi selama kuartal I-2026 mencapai Rp 497 triliun.
Jika dibandingkan realisasi ini lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu yakni Rp 465 triliun.
Artinya realisasi investasi pada kuartal I-2026 ini mencerminkan kontribusi sebesar 24,3 persen terhadap target investasi nasional di sepanjang tahun ini.
"Pada triwulan pertama ini bisa kami capai yaitu sebesar Rp 497 triliun berarti tumbuh (sekitar) 7 persen secara tahunan," ujarnya Rosan dalam rapat bersama Komisi XII DPR, Senin (13/4/2026).
Baca juga: Rosan Klaim Investor Jepang-Korea Berebut Masuk, Danantara Jadi Magnet Baru Investasi
Ia menjelaskan bahwa 30,2 persen atau Rp 150,1 triliun dari total investasi Januari-Maret 2026 itu berasal dari proyek penghiliran atau hilirisasi sumber daya alam (SDA).
CEO Danantara ini juga menjelaskan raihan investasi, masih didominasi oleh Singapura, China, Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS).
Jika dilihat dari sisi serapan tenaga kerja, realisasi investasi tersebut diperkirakan telah menyerap sebanyak 627.036 tenaga kerja.
Jumlah itu tumbuh 5,5 persen (year on year/YoY) dari periode yang sama tahun lalu yakni 594.104 tenaga kerja.
Rosan menyebut, raihan realisasi investasi ini masih bersifat sementara karena pemerintah masih menunggu data final hingga pertengahan April.
Ia meyakini berdasarkan perkembangan yang ada, target investasi pada tiga bulan pertama tahun ini diyakini dapat tercapai.
Rosan mengaku, meskipun kondisi geopolitik global masih penuh tantangan, minat investor untuk menanamkan modal di Indonesia tetap terjaga.
Stabilitas politik, keamanan, serta iklim investasi yang dinilai kondusif menjadi faktor utama yang menarik minat investor global.
Menurut Rosan, target investasi nasional pada 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.041,3 triliun.
Target tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2025 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026.
Dalam jangka panjang, pemerintah juga menargetkan akumulasi investasi mencapai sekitar Rp 13.032,8 triliun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sesuai arah pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Baca juga: Rosan: Danantara Disiapkan Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Tag: #realisasi #investasi #kuartal #2026 #diproyeksi #tembus #triliun