Meski Ada Lebaran, BI Catat Kegiatan Dunia Usaha Melambat di Kuartal I 2026
Ilustrasi pabrik(PEXELS/PIXABAY)
16:04
17 April 2026

Meski Ada Lebaran, BI Catat Kegiatan Dunia Usaha Melambat di Kuartal I 2026

Bank Indonesia (BI) mencatat, kinerja kegiatan dunia usaha tumbuh melambat pada kuartal I 2026.

Hal ini tecermin dari Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) oleh BI.

Kegiatan dunia usaha yang melambat tecermin dari nilai saldo bersih tertimbang (SBT) di kuartal I 2026 sebesar 10,11 persen, lebih rendah dari kuartal IV 2025 yang sebesar 10,61 persen.

Baca juga: Imbas Konflik Timur Tengah, Kadin Minta Dunia Usaha Siapkan Strategi Bertahan

Ilustrasi Bank IndonesiaSHUTTERSTOCK/HARISMOYO Ilustrasi Bank Indonesia

Direktur Departemen Komunikasi BI Anton Pitono mengatakan, kinerja kegiatan dunia usaha masih tumbuh karena didorong oleh mayoritas sektor lapangan usaha yang mencatatkan kinerja positif.

Di antaranya bersumber dari bersumber dari lapangan usaha jasa keuangan, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan, lapangan usaha industri pengolahan, serta lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan motor.

Pertumbuhan tersebut karena peningkatan permintaan masyarakat lantaran pada periode ini terdapat beberapa Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Tahun Baru Imlek, Hari Suci Nyepi, Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.

Selain itu juga bertepatan dengan dimulainya musim panen pada komoditas pertanian.

Baca juga: Fleksibilitas Kerja WFH, Apindo Soroti Dampak pada Dunia Usaha

"Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha pada kuartal I 2026 terjaga," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).

Seiring dengan pertumbuhan kegiatan usaha, kapasitas produksi terpakai turut meningkat pada kuartal I 2026 yakni sebesar 73,15 persen.

Angka tersebut meningkat dari capaian pada kuartal sebelumnya sebesar 73,15 persen.

Ilustrasi pertanian, petani. PIXABAY/DUYET TRAN VAN Ilustrasi pertanian, petani.

Dia mengungkapkan, kenaikan kapasitas produksi ditopang oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan serta lapangan usaha industri pengolahan.

Baca juga: KUHAP Baru 2026 Dinilai Pengaruhi Kepastian Hukum Dunia Usaha

Selain itu, keuangan dunia usaha juga dalam kondisi baik pada periode ini, baik dari sisi likuiditas maupun rentabilitas, dengan akses kredit yang lebih mudah.

Sementara untuk kuartal selanjutnya, SKDU menunjukkan kinerja kegiatan usaha akan tetap meningkat, bahkan pertumbuhannya lebih tinggi dengan SBT mencapai 14,80 persen.

Optimisme ini bersumber dari lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sejalan dengan berlanjutnya musim panen komoditas pangan, pertambangan dan penggalian didukung penurunan curah hujan sehingga mendorong aktivitas pertambangan, serta konstruksi seiring dengan dimulainya pengerjaan sejumlah proyek.

"Responden memprakirakan kegiatan usaha pada kuartal II 2026 meningkat," tuturnya.

Tag:  #meski #lebaran #catat #kegiatan #dunia #usaha #melambat #kuartal #2026

KOMENTAR