Bapanas: Stok Kedelai 322.000 Ton, Cukup hingga Akhir April 2026
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan, stok kedelai nasional diproyeksikan mencukupi kebutuhan dalam negeri hingga akhir April 2026 mendatang.
Sekretaris Utama (Sestama) Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy, mengatakan stok kedelai itu dipasok dari produksi dalam negeri dan impor.
"Kaitan dengan ketersediaan stok bahwa saat ini sampai dengan akhir April, stok kedelai kita masih 322.000 ton,” kata Sarwo dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026).
Baca juga: Kementan: Importir-Pengrajin Tempe Sepakat HAP Kedelai Rp 11.500
Ilustrasi kedelai.
Sarwo mengatakan, 90 persen permintaan kedelai berangkat dari kebutuhan perajin tempe dan tahu.
Dari 322,5 ribu ton stok kedelai saat ini, konsumsi kedelai bulanan disebut berada di kisaran 220.000 hingga 230.000 ton. Perhitungan ini mengacu pada Proyeksi Neraca Pangan Kedelai Tahun 2025 yang terus diperbaharui setiap bulan.
Sarwo mengingatkan para importir kedelai mematuhi batas atas harga penjualan kedelai sebagaimana telah diatur pemerintah.
Bapanas telah menetapkan, Harga Acuan Penjualan (HAP) kedelai di tingkat importir Rp 11.500 per kilogram.
Baca juga: Akindo Sebut Impor 3,5 Juta Ton Kedelai AS Jamin Kepastian Pasokan Kedelai Nasional
Sementara, kedelai di tingkat konsumen atau perajin tahu-tempe maksimal Rp 12.000 per kilogram.
Sarwo menyatakan, pemerintah bakal menelusuri penjualan kedelai yang melanggar batas HAP.
"Misalnya harga kedelai lebih Rp 12.000, kita sisir ke hulu, apabila kedapatan ada importir menjual lebih Rp 11.500 maka otomatis importir tersebut untuk impor berikutnya akan diberhentikan dan izinnya akan dicabut,” tegasnya.
Berdasarkan pantauan Bapanas, rata-rata harga kedelai impor di tingkat perajin tahu dan tempe selama satu pekan terakhir Rp 11.266 hingga Rp 11.320 per kilogram.
Tempe bisa mencegah dan meredakan beberapa penyakit seperti diare dan diabetes,
Baca juga: Akindo Jamin Stok Kedelai Aman Jelang Ramadhan 2026
Harga tersebut 5,6 hingga 6,1 persen lebih rendah di bawah HAP yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 12.000 per kilogram.
Lebih lanjut, Sarwo menyebut pemerintah terus mendorong produksi kedelai dalam negeri.
Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menjalankan berbagai program untuk mengembangkan komoditas ini.
“Tentu Bapak Menteri Pertanian dalam tahun ini ada program pengembangan kedelai. Mudah-mudahan nanti secara bertahap kedelai dalam negeri, produksinya meningkat, otomatis akan menurunkan impor," tuturnya.
Tag: #bapanas #stok #kedelai #322000 #cukup #hingga #akhir #april #2026