Stok Beras Bulog 4,88 Juta Ton, Gudang Penuh di Seluruh Indonesia
Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog di wilayah Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026).(Dokumentasi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
18:32
19 April 2026

Stok Beras Bulog 4,88 Juta Ton, Gudang Penuh di Seluruh Indonesia

Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini berada pada level aman dan terkendali.

Total stok beras yang dikuasai Bulog tercatat mencapai 4.881.105 ton setara beras.

Dengan jumlah tersebut, pemerintah memastikan ketersediaan kebutuhan pangan pokok masyarakat tetap terjaga. Kondisi stok saat ini mencerminkan kesiapan negara dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

Baca juga: Bulog Kejar Target Stok Beras Nasional Agar Capai 5 Juta Ton

Ilustrasi beras.  PIXABAY/MOHD SYAHIDEEN OSMAN Ilustrasi beras.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Presiden Prabowo Subianto didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4/2026).

Sidak tersebut dilakukan usai Presiden memberikan pengarahan kepada Ketua DPRD seluruh Indonesia.

Pemeriksaan langsung ini bertujuan memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi cadangan pangan nasional.

“Bapak Presiden ingin memastikan secara langsung bahwa cadangan pangan kita, khususnya beras, berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kepada masyarakat,” ujar Teddy, dikutip dari siaran pers, Minggu (19/4/2026).

Baca juga: Mentan Jamin Stok Beras Aman Hadapi Godzilla El Nino: 4,7 Juta Ton, Tertinggi Selama RI Merdeka

Kompleks Gudang Bulog Danurejo terdiri dari dua unit bangunan dengan kapasitas total 7.000 ton dan saat ini terisi penuh. Kondisi ini menunjukkan kesiapan stok untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang.

Secara nasional, peningkatan stok beras sejalan dengan tingginya realisasi penyerapan sejak awal 2026. Bulog saat ini mengelola 1.540 unit gudang milik sendiri dengan kapasitas riil mencapai 3.061.484 ton.

Produksi beras nasional diproyeksikan meningkat 4,1 juta ton hingga akhir 2025. Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan beras nasional tahun ini terpenuhi tanpa impor.DOK. Bulog Produksi beras nasional diproyeksikan meningkat 4,1 juta ton hingga akhir 2025. Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan beras nasional tahun ini terpenuhi tanpa impor.

Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan volume stok, Bulog juga memanfaatkan gudang filial atau non-Bulog.

Hingga kini, tercatat sebanyak 1.254 unit gudang filial telah digunakan dengan kapasitas riil sebesar 2.686.215 ton.

Baca juga: Dirut Bulog Sebut Malaysia Mau Impor Beras dari RI 200.000 Ton

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh stok tersimpan secara aman, tersebar merata di berbagai wilayah, serta siap didistribusikan sesuai kebutuhan.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan optimalnya keterisian gudang merupakan indikator keberhasilan penugasan pemerintah dalam menyerap hasil produksi dalam negeri.

“Dengan target penyerapan yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 4 juta ton setara beras, kegiatan penyerapan ini dilaksanakan langsung oleh jajaran Kanwil dan Kantor Cabang Bulog melalui pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Bulog juga menyatakan membuka akses bagi masyarakat untuk melihat langsung kondisi stok beras di gudang.

Baca juga: Bulog Yakin RI Tetap Swasembada Beras Meski Ada El Nino

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik guna memperkuat kepercayaan terhadap pengelolaan cadangan pangan nasional yang dinilai profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalui upaya tersebut, Bulog memastikan stok beras nasional tetap dalam kondisi siap untuk didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Tag:  #stok #beras #bulog #juta #gudang #penuh #seluruh #indonesia

KOMENTAR