Lebih dari 20 Kapal Tembus Selat Hormuz, Satu Kapal Tanker LPG Menuju RI
Kapal-kapal kargo dan tanker yang berlayar di Selat Hormuz, saat difoto dari kota pesisir Fujairah, Uni Emirat Arab, 25 Februari 2026. Trump Ungkap detik-detik kapal AS Tembaki Kapal Kargo Iran di Teluk Oman (AFP/GIUSEPPE CACACE)
11:44
20 April 2026

Lebih dari 20 Kapal Tembus Selat Hormuz, Satu Kapal Tanker LPG Menuju RI

- Perusahaan analitik pelayaran, Kpler, mencatat lebih dari 20 kapal melintasi Selat Hormuz pada Sabtu (19/4/2026). Salah satunya merupakan kapal tanker yang menuju Indonesia.

Menurut Kpler, jumlah kapal yang melewati Selat Hormuz pada akhir pekan lalu merupakan yang tertinggi sejak awal Maret 2026.

Mengutip laporan Reuters, Senin (20/4/2026), dari total kapal yang melintas, lima di antaranya mengangkut kargo dari Iran dengan muatan produk minyak hingga logam.

Kemudian ada tiga kapal yang mengangkut gas minyak bumi cair atau liquefied ?petroleum gas (LPG) dengan masing-masing tujuan ke China dan India.

Lalu ada salah satu kapal tanker berbendera Panama, Crave, yang mengangkut LPG dari Uni Emirat Arab dengan tujuan ke Indonesia.

Baca juga: Selat Hormuz Ditutup Lagi, Kapal Pertamina Masih Tertahan

Selain itu, dua dari tiga kapal tanker, Akti A dan Athina, yang membawa produk olahan minyak dari Bahrain, masing-masing berlayar menuju Mozambik dan Thailand.

Kapal tanker berbendera Liberia, Navig8 Macallister, juga terpanntau mengangkut sekitar 500.000 barrel nafta dari Uni Emirat Arab menuju Ulsan, Korea Selatan.

Sementara itu, kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Fpmc C Lord berbendera Liberia turut membawa sekitar 2 juta barrel minyak mentah dari Arab Saudi menuju pelabuhan Mailiao, Taiwan.

Ada pula kapal berbendera India, Desh Garima, yang mengangkut sekitar 780.000 barrel minyak mentah Das dari Uni Emirat Arab menuju Sri Lanka.

Serta terdapat kapal Ruby yang membawa pupuk dari Qatar dilaporkan menuju Uni Emirat Arab, dan kapal kargo tanker Merry M yang mengangkut petroleum coke dari Arab Saudi menuju Ravenna, Italia.

Baca juga: Lebih dari 20 Kapal Lintasi Selat Hormuz Saat Ketegangan Meningkat

Kapal-kapal itu berhasil melintasi Selat Hormuz di saat Iran mengumumkan pembukaan jalur strategis tersebut pada Sabtu (18/4/2026). Namun Selat Hormuz kembali ditutup pada Minggu (19/4/2026).

Penutupan itu dipicu meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Siaran stasiun televisi pemerintah Iran yang dikutip AFP menyebutkan, Washington tetap melanjutkan blokade terhadap kapal-kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran.

"Situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat," demikian isi pernyataan tersebut, dikutip dari Al Jazeera.

Komando militer gabungan Garda Revolusi Iran (IRGC) juga menegaskan, kendali atas Selat Hormuz kini kembali ke keadaan semula.

Menurut stasiun tv negara iran, IRIB, AS terus melakukan tindakan ilegal di Selat Hormuz, menuding Washington menjalankan pembajakan dan pencurian dengan kedok blokade.

"Jalur air strategis ini sekarang berada di bawah pengelolaan dan pengawasan ketat oleh angkatan bersenjata," kata IRGC.

"Status Selat Hormuz tetap dikendalikan secara ketat dan dalam kondisi semula, sampai Amerika Serikat memulihkan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal," lanjutnya.

Tag:  #lebih #dari #kapal #tembus #selat #hormuz #satu #kapal #tanker #menuju

KOMENTAR