Bank CIMB Niaga (BNGA) Bakal Buyback Saham, Apa Alasannya?
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) CIMB Niaga, Jumat (17/4/2026).(Dok. CIMB Niaga)
14:36
20 April 2026

Bank CIMB Niaga (BNGA) Bakal Buyback Saham, Apa Alasannya?

 

- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk atau CIMB Niaga (BNGA) menyetujui rencana pembelian saham kembali atau buyback.

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan, RUPST memberikan persetujuan atas pembelian kembali saham perseroan dari pemegang saham publik, dengan jumlah maksimum 220.000 saham dan total biaya maksimal Rp 480 juta.

"Akan digunakan sebagai bagian dari program remunerasi berbasis saham kepada manajemen bank yang termasuk Material Risk Taker (MRT)," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).

Hal ini dilakukan sebagai upaya pemenuhan program remunerasi yang bersifat variabel tersebut, termasuk pemenuhan ketentuan dalam POJK No. 45/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.

Baca juga: Bank CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp 4,07 Triliun

RUPST ini juga menyetujui Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) yang telah disesuaikan dengan ketentuan dan kondisi terbaru sesuai arahan OJK, serta menyetujui Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Pada RUPST kali ini disampaikan Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Perseroan, laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hasil Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga Tahun 2018 Seri B, dan laporan Realisasi Pengalihan Pembelian Kembali Saham Perseroan.

Fransiska menuturkan, RUPST telah menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 4,07 triliun untuk didistribusikan sebagai dividen.

Keputusan tersebut telah mendapatkan restu investor melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) CIMB Niaga.

Jumlah pembagian dividen tersebut mencapai 40 persen dari total laba bersih (bank only) CIMBNiaga sepanjang 2025 senilai Rp 6,78 triliun.

Dividen tunai tersebut akan dibayarkan selambatnya 30 hari kalender setelah keputusan RUPST.

Sementara itu, sisa laba bersih tahun buku 2025 setelah dikurangi pembagian dividen tunai, dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha bank.

Tag:  #bank #cimb #niaga #bnga #bakal #buyback #saham #alasannya

KOMENTAR