IHSG Turun ke 7.594, Asing Justru Borong BREN, SSMS hingga TLKM
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah di awal pekan. Namun di balik penurunan tersebut, investor asing justru membukukan aksi beli bersih (net buy) ratusan miliar rupiah, dengan sejumlah saham unggulan menjadi target akumulasi.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing melakukan net buy senilai Rp 380,73 miliar di seluruh pasar.
Di pasar reguler, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp 124,49 miliar. Sementara itu, pada pasar tunai dan negosiasi, net buy asing menyentuh Rp 256,25 miliar.
Sejumlah saham menjadi incaran utama investor asing diantaranya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan nilai beli bersih Rp 269,7 miliar, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Rp 200,2 miliar, serta PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 165,4 miliar.
Baca juga: BREN dan DSSA Masuk Daftar HSC, Investor Ritel Harus Jual atau Hold?
Untuk diketahui, saham BREN ditutup di level Rp 6.600 atau melemah tipis 0,38 persen. Secara intraday, saham ini sempat menyentuh level tertinggi di kisaran Rp 6.675, sebelum mengalami tekanan hingga ke area Rp 6.350. Menariknya, menjelang penutupan terjadi rebound cepat kembali ke posisi Rp 6.600
Saham SSMS justru menguat terbatas. Saham ini ditutup naik 0,76 persen ke area Rp 1.325, setelah sempat bergerak fluktuatif dengan level tertinggi di Rp 1.345 dan sempat tertekan ke Rp 1.310.
Adapun, saham TLKM cenderung bergerak sideways dan ditutup stagnan di level Rp 3.100. Sepanjang perdagangan, TLKM sempat berada di level tertinggi Rp 3.160, namun tekanan jual membawa harga turun hingga menyentuh Rp 3.050, sebelum kembali stabil di area Rp 3.100.
Di sisi lain, investor asing juga melakukan aksi jual (net sell) beberapa saham. Saham dengan net sell terbesar antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 141,4 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 94,4 miliar, dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) Rp 68,3 miliar.
Saham BBRI ditutup menguat tipis 0,29 persen ke level Rp 3.440. Sepanjang sesi, saham perbankan ini sempat menyentuh level tertinggi di Rp 3.470, namun kemudian bergerak sideways dengan kecenderungan melemah hingga sempat menyentuh Rp 3.430, sebelum kembali stabil.
Saham BUMI mengalami tekanan lebih dalam dengan penurunan 2,42 persen ke posisi Rp 242. Secara intraday menunjukkan tren melemah yang konsisten, dari area Rp 250 hingga sempat menyentuh angka terendah Rp 240.
Saham BULL juga ditutup melemah tipis 0,41 persen ke level Rp 490. Saham ini sempat bergerak fluktuatif dengan lonjakan ke level Rp 510, namun tidak mampu bertahan dan kembali turun ke kisaran Rp 488-Rp 492 hingga akhir perdagangan.
IHSG sepanjang perdagangan Senin menunjukkan tekanan yang cukup konsisten setelah sempat menguat di awal sesi. Indeks dibuka di area 7.663,39 dan sempat mencapai posisi tertinggi harian di 7.692,14.
Namun, setelah itu indeks berbalik arah dan mengalami pelemahan bertahap hingga menyentuh level terendah di 7.570,43. Pada penutupan perdagangan, IHSG berada di angka 7.594,11 atau turun 0,52 persen.
Dari sisi aktivitas, volume transaksi mencapai 40,83 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,21 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 2,46 juta kali.
Adapun jumlah saham yang melemah mencapai 424 saham, jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat sebanyak 247 saham, sementara 148 saham stagnan.
Tag: #ihsg #turun #7594 #asing #justru #borong #bren #ssms #hingga #tlkm