Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS
Ilustrasi petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang. [Suara.com/Alfian Winanto]
09:42
24 April 2026

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Pembukaan rupiah pada pagi hari ini Jumat (24/4/2026) mengalami penguatan tipis pada Dolar Amerika Serikat (AS).

Bangkitnya mata uang Garuda akibat Bank Indonesia yang mulai intervensi. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka Rp17.284 per dolar AS.

Alhasil, rupiah menguat 0,01 persen dari perdagangan Kamis (23/4/2026) di level Rp17.286. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa gencatan senjata membuat dolar AS mengalami pelemahan.

"Namun perkembangan terakhir, gencatan senjata Israel-Lebanon diperpanjang 3 minggu, ini bisa sedikit menurunkan tekanan pada rupiah," katanya saat dihubungi .

Kata dia, rupiah menguat tipis tapi masih berpeluang melemah terhadap dolar AS. Pasalnya, masih ada sentimen di tengah kembali naikya harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi AS oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

"Untuk saat ini memang rupiah masih sulit kembali di bawah 17 ribu. Range 17200-17350," katanya.

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]Ilustrasi mata uang asing terhadap nilai rukar rupiah. [Pixabay]

Sementara itu kurs Jisdor melaporkan rupiah ada di level Rp17.308. Sedangkan, mayoritas mata uang Asia bervariasi.

Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,35 persen. Selanjutnya, ringgit Malaysia yang ambles 0,16 persen dan won Korea Selatan terkoreksi 0,11 persen. Disusul, yuan China tertekan 0,07 persen

Berikutnya ada yen Jepang yang turun 0,03 persen dan dolar Hong Kong melemah tipis 0,02 persen. Sedangkan, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,12 persen.

Kemudian ada dolar Taiwan yang terkerek 0,09 persen dan dolar Singapura menguat tipis 0,02 persen terhadap the greenback.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #rupiah #hari #menguat #tipis #rp17284 #dolar

KOMENTAR