Kemenaker Bakal Beri Hadiah Bagi Peserta Magang Nasional Tahap I
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli bersama peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN). Peserta mendapat sejumlah pelatiham, meliputi pengoperasian forklif, barista, pembuatan roti dan pastri, serta desain tiga dimensi berbasis computer-aided design (CAD). (Dok. Humas Kemnaker)
19:12
24 April 2026

Kemenaker Bakal Beri Hadiah Bagi Peserta Magang Nasional Tahap I

- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bakal memberikan hadiah bagi peserta Magang Nasional Batch I Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.

Ia segera memberikan sertifikat kompetensi kepada para peserta yang bakal berguna untuk memasuki dunia kerja.

"Interaksi antara adik-adik para peserta Magang Nasional Batch I dengan Kemnaker belum selesai. Jadi walaupun sudah selesai magangnya di perusahaan, fase selanjutnya adalah kami dari Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memberikan hadiah kepada adik-adik semua, yaitu sertifikat kompetensi," jelas Yassierli dikutip dari Antara, Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Kemnaker Geser Arah Pelatihan Vokasi, Fokus Kebutuhan Industri KEK dan PSN

Sertifikat kompetensi merupakan pengakuan Kemnaker bahwa peserta magang memiliki keterampilan sesuai dengan desk masing-masing.

Untuk mendapatkan sertifikat, nantinya peserta magang mengikuti uji kompetensi di balai pelatihan kerja Kemnaker maupun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang bermitra dengan BNSP.

Baca juga: Kemnaker Ingatkan Tahap Akhir Magang Nasional Tentukan Hak Peserta

Setelahnya, Kemnaker mengarahkan peserta untuk memanfaatkan website SiapKerja untuk melamar lowongan kerja di berbagai sektor baik di dalam maupun luar negeri.

"Kami terus mengintegrasikan SiapKerja dengan portal-portal swasta agar seluruh lowongan kerja, baik di dalam maupun luar negeri, dapat terkonsolidasi dalam satu platform," jelasnya.

Baca juga: Airlangga: Kebijakan WFH Sektor Swasta Tunggu Surat Edaran Kemnaker

Sesuaikan materi pelatihan

Sebelumnya, Yassierli menjelaskan harus ada penyesuaian di balai pelatihan kerja Kemnaker supaya langsung bisa bekerja khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Proyek Strategi Nasional (PSN).

"Jadi kami ingin pelatihan-pelatihan vokasi yang kita lakukan, termasuk juga nanti magang, itu lebih match lagi, lebih dekat lagi dengan kebutuhan dari KEK atau PSN," jelas Yassierli dikutip dari Kompas.com, Kamis (23/4/2026).

Dirinya mendapat laporan jikalau KEK membutuhkan tenaga kerja dengan spesifikasi yang ternyata balai Kemnaker belum memberikan pelatihan.

Baca juga: Mulai 27 April 2026, Pemprov Lampung Berlakukan Diskon Pajak Kendaraan hingga Akhir Tahun

Sehingga kesenjangan ini harus segera diatasi.

"Jadi ada KEK yang, ‘eh kami butuh pelatihan itu arahnya ke sini’, tapi balai yang ada di Kemnaker belum sepenuhnya siap, atau terlalu jauh dari kebutuhan kami," ujarnya.

25 KEK disiapkan untuk menerima peserta magang dari Kemnaker. Harapannya, setelah magang, peserta siap terjun ke dunia kerja.

"Jadi yang kita latih vokasi langsung, mereka bisa bekerja, termasuk juga nanti ancang-ancang ketika magang itu dijalankan, kita juga ingin adik-adik yang ikut magang ini, memang mendapatkan pengalaman real dari industri," ujar Yassierli.

Baca juga: Cahya Supriadi Ungkap Kunci Pertahanan Solid PSIM Saat Lawan Persija

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemnaker Geser Arah Pelatihan Vokasi, Fokus Kebutuhan Industri KEK dan PSN"

Tag:  #kemenaker #bakal #beri #hadiah #bagi #peserta #magang #nasional #tahap

KOMENTAR