Bos Chevron: Reformasi Minyak Venezuela Positif, Tapi Belum Cukup
– Chief Executive Officer Chevron Corporation, Mike Wirth, menilai perubahan kebijakan minyak di Venezuela menunjukkan arah positif untuk menarik investasi asing.
Namun, menurut dia, langkah tersebut masih belum cukup untuk mendorong pemulihan industri secara menyeluruh.
“Itu mengarah ke arah yang positif. Tapi masih perlu perbaikan. Kemungkinan belum cukup untuk menarik tingkat investasi yang diinginkan. Jadi saya melihat memang ada kemajuan,” kata Wirth dikutip dari Bloomberg, Senin (27/4/2026).
Baca juga: Delcy Rodriguez Pecat Menhan Venezuela Sekutu Utama Maduro
Perubahan kebijakan mulai tarik minat investor
Wirth menyampaikan optimisme terhadap kebijakan pemerintah Donald Trump terkait Venezuela, setelah Amerika Serikat menggulingkan Nicolás Maduro pada Januari 2026. Posisi presiden sementara kemudian dipegang oleh Delcy Rodríguez.
Dalam beberapa pekan setelah penangkapan Maduro, Venezuela mengubah kebijakan minyak yang selama ini bersifat nasionalistik, sebagai upaya menarik investor asing.
Minat tersebut mulai terlihat. Sejumlah eksekutif perusahaan minyak AS yang bertemu Rodríguez di Caracas pekan lalu meminta jaminan keamanan investasi.
Hal ini menandakan ketertarikan tak lagi terbatas pada Chevron dan perusahaan besar lain.
Baca juga: Berawal dari Bisbol, Trump Tiba-tiba Ajak Venezuela Gabung AS
Produksi minyak dinilai penting bagi pasokan energi AS
Wirth menilai peningkatan produksi minyak Venezuela berpotensi memperkuat pasokan energi Amerika Serikat.
“Peningkatan produksi di sana akan meningkatkan keandalan energi dan pasokan di Amerika Serikat,” ujarnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa pemulihan industri tidak bisa instan. Salah satu tantangan utama adalah berkurangnya tenaga kerja terampil akibat emigrasi.
Banyak pekerja berpengalaman telah meninggalkan Venezuela, sehingga pemulihan skala besar sangat bergantung pada apakah mereka bersedia kembali.
Pandangan ini juga sejalan dengan pernyataan pemimpin oposisi María Corina Machado.
Baca juga: Kontradiksi Trump: Kritik Intervensi Asing tapi Serang Venezuela dan Iran
Pemulihan industri tidak bisa dilakukan cepat
Wirth juga menyoroti kebijakan Trump yang mengaktifkan Defense Production Act untuk mendukung proyek energi. Ia mengingatkan bahwa peningkatan produksi energi membutuhkan proses panjang.
“Anda tidak bisa langsung menyalakan produksi begitu saja. Dibutuhkan rekayasa, rantai pasok, kontrak, serta mobilisasi tenaga kerja,” kata dia.
Secara terpisah, berbagai laporan juga menunjukkan bahwa meski ada kemajuan, industri minyak Venezuela masih menghadapi ketidakpastian regulasi dan kebutuhan investasi besar untuk pulih sepenuhnya.
Tag: #chevron #reformasi #minyak #venezuela #positif #tapi #belum #cukup