Harga Plastik Naik, Menteri UMKM Pilih Amankan Pasokan dan Substitusi Ketimbang Beri Insentif
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman ditemui di Kementerian UMKM pada Senin (27/4/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
13:44
27 April 2026

Harga Plastik Naik, Menteri UMKM Pilih Amankan Pasokan dan Substitusi Ketimbang Beri Insentif

- Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman menyiapkan dua langkah untuk merespons kenaikan harga plastik.

Langkah pertama berfokus pada jangka pendek melalui pengamanan pasokan bahan baku.

Langkah kedua menyasar jangka panjang lewat pengembangan substitusi bahan baku domestik.

“Sebetul kan inti masalahnya pasokan bahan baku plastik namanya nafta. Nafta itu turunan dari hidrokarbon. Itu selama ini volume secara besarnya itu disuplai dari Timur Tengah,” ujar Maman di Kementerian UMKM, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Menteri Maman Pede Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Berdampak Besar ke UMKM

Maman menilai lonjakan harga plastik dipicu gangguan pasokan nafta akibat konflik Iran dan Amerika Serikat. Gangguan ini membuat pasokan turun tajam.

Kebutuhan yang sebelumnya berada di level 1.000 hanya terpenuhi sekitar 200. Kondisi tersebut mendorong harga naik di pasar.

Pemerintah memilih fokus pada pemulihan pasokan, bukan pemberian insentif. Kementerian Perdagangan mulai membuka akses ke sumber baru.

“Seperti Afrika, India dan Amerika,” kata Maman.

Langkah ini ditujukan untuk mengembalikan pasokan ke level normal. Proses pengiriman dari negara sumber baru sedang berjalan.

Maman menilai ketersediaan pasokan menjadi kunci utama.

“Kalaupun kita kasih insentif bahan baku, supply bahan bakunya nggak ada juga nggak akan terganggu juga,” ujarnya.

Baca juga: 9 Komoditas Selain Minyak yang Terguncang Krisis Selat Hormuz dan Dampaknya

Ia juga mengingatkan potensi distorsi harga. Jika pasokan sudah pulih tetapi harga tetap tinggi, pemerintah akan menelusuri indikasi permainan harga.

“Kalau pasokannya sudah kembali ke seribu, harganya nggak turun, berarti operasi pasar tuh. Berarti ada yang main kan di situ,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah menyiapkan strategi jangka panjang. Kajian penggunaan bahan alternatif mulai dilakukan.

Bahan yang dipertimbangkan antara lain singkong dan rumput laut. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor bahan baku plastik.

“Ini sedang lagi disiapkan. Semua kajiannya,” kata Maman.

Meski begitu, penerapan substitusi masih membutuhkan waktu karena perlu kajian industri yang matang.

Tag:  #harga #plastik #naik #menteri #umkm #pilih #amankan #pasokan #substitusi #ketimbang #beri #insentif

KOMENTAR