Perusahaan Singapura Bidik Akuisisi 41,18 Persen Saham Emiten F&B NAYZ
- Perusahaan asal Singapura, Seiko Consultancy Pte. Ltd., mengumumkan rencana pengambilalihan atau akuisisi 41,18 persen saham PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ).
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (27/4/2026), Seiko tengah melakukan negosiasi dengan PT Asia Intrainvesta selaku pemegang saham pengendali NAYZ.
Rencana pengambilalihan ini merupakan bagian dari strategi ekspansi korporasi Seiko untuk memperkuat pengembangan usaha sekaligus memperluas kegiatan bisnisnya di Indonesia.
Sejumlah aspek yang dibahas dalam negosiasi mencakup penetapan nilai transaksi serta jadwal penyelesaian akuisisi. Apabila transaksi terealisasi, perubahan pengendali perseroan akan diikuti dengan pelaksanaan penawaran tender wajib (mandatory tender offer/MTO) sesuai ketentuan di pasar modal.
Baca juga: GPSO Masuk Industri Komponen Otomotif, Akuisisi Aset Pabrik Besi Tuang Rp 78,5 M
Dalam keterbukaan tersebut, Seiko disebut sebagai perusahaan berbasis di Singapura yang dipimpin oleh Mark Leong Kei Wei. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan dan pernah menduduki berbagai posisi di perusahaan tercatat di Singapore Exchange (SGX).
Selain itu, Sawin Laosethakul yang merupakan warga negara Thailand, juga memiliki latar belakang di sektor keuangan serta pengalaman di sejumlah perusahaan terbuka di Stock Exchange of Thailand. Keduanya menjabat sebagai direktur di Seiko Consultancy.
Sebelumnya, pada awal tahun, perusahaan sempat merencanakan pengambilalihan terhadap SPRE. Namun, rencana tersebut dibatalkan karena adanya komitmen pemegang saham SPRE untuk tidak melepas kendali dalam jangka waktu tertentu.
Setelah proses pengambilalihan NAYZ rampung, perseroan berpotensi melakukan aksi korporasi lanjutan berupa penambahan modal melalui rights issue. Langkah ini bertujuan untuk mengintegrasikan bisnis atau aset milik Seiko ke dalam NAYZ.
Namun demikian, kepastian pelaksanaan rights issue tersebut masih menunggu penyelesaian proses mandatory tender offer oleh Seiko Consultancy.
Baca juga: Usai Akuisisi, Manulife Aset Manajemen Perkuat Produk Reksadana dan Bidik Bisnis Jangka Panjang
Tag: #perusahaan #singapura #bidik #akuisisi #4118 #persen #saham #emiten #nayz