Imbas Harga Minyak Naik, Rupiah Tertekan Pagi Ini, Sentuh Rp 17.221 per Dollar AS
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 10 Tahun 2025 yang mengatur insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) bagi pekerja di sektor tertentu.(UNSPLASH/MUFID MAJNUN)
10:08
28 April 2026

Imbas Harga Minyak Naik, Rupiah Tertekan Pagi Ini, Sentuh Rp 17.221 per Dollar AS

Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah saat pembukaan perdagangan Selasa (28/4/2026). Mata uang Garuda terdepresiasi 10 poin atau 0,06 persen ke level Rp 17.221 per dollar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terhadap dollar AS juga cenderung bervariasi pada perdagangan pagi ini. Yuan China turun 0,05 persen, peso Filipina melemah 0,12 persen, dollar Singapura terkoreksi 0,05 persen, dan yen Jepang turun 0,07 persen.

Di sisi lain, beberapa mata uang kawasan justru menunjukkan penguatan. Ringgit Malaysia menguat 0,4 persen, sementara won Korea Selatan dan dollar Hong Kong masing-masing naik tipis 0,02 persen.

Baca juga: Negosiasi AS-Iran Beri Angin Segar, Rupiah Menguat ke Level 17.211

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan tekanan terhadap rupiah dipicu oleh perubahan sentimen pasar global yang kembali cenderung risk off imbas ketidakpastian perdamaian di Timur Tengah.

Perubahan sentimen ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik, khususnya terkait proses perdamaian di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran yang belum menemukan kejelasan.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dollar AS di tengah sentimen yang berbalik risk off akibat ketidakpastian perdamaian di Timur Tengah, terutama setelah muncul laporan bahwa AS tidak menerima usulan perdamaian terbaru dari Iran,” ujar Lukman.

Selain itu, indeks dollar AS yang menguat level 98,533. Harga minyak mentah dunia juga terpantau kembali naik.

Baca juga: Pasokan Ketat Dorong Harga Minyak Naik, Goldman Sachs Revisi Proyeksi

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik 2,9 dollar AS atau 2,8 persen menjadi 108,23 dollar AS per barrel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,97 dollar AS atau 2,1 persen menjadi 96,37 dollar AS per barrel.

Kenaikan tersebut membuat Brent mencatat penguatan selama enam hari berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Maret 2025 dan menjadi penutupan tertinggi sejak 7 April 2026. Sedangkan WTI ditutup pada level tertinggi sejak 13 April 2026.

Karena itu, lukman memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak dalam kisaran Rp 17.150 hingga Rp 17.300 per dollar AS pada perdagangan hari ini.

Tag:  #imbas #harga #minyak #naik #rupiah #tertekan #pagi #sentuh #17221 #dollar

KOMENTAR