Mitratel (MTEL) Kelola 40.327 Menara, Raup Pendapatan Rp 2,29 Triliun
— PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mencatat kinerja solid pada kuartal I 2026 seiring implementasi strategi ekspansi yang terarah untuk memperluas konektivitas digital di Indonesia.
Perseroan terus mempertegas posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital sekaligus mendukung percepatan program internet melalui pengembangan solusi Fixed Wireless Access (FWA).
Transformasi bisnis Mitratel juga tidak lagi terbatas pada pembangunan menara telekomunikasi, tetapi mulai mengarah pada model Next Generation TowerCo dengan layanan beyond tower yang terintegrasi.
Baca juga: Kinerja MTEL 2025 Catatkan Pertumbuhan, Simak Rekomendasi Analis
Anak usaha Telkom, Mitratel, memiliki portofolio berupa lebih dari 28.000 menara telekomunikasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selain memperkuat ekosistem FWA berbasis jaringan fiber optic, Mitratel juga mengembangkan usulan penambahan kegiatan usaha Power-as-a-Service (PaaS).
Strategi ini ditujukan untuk menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, pengembangan ekosistem terintegrasi menjadi langkah strategis dalam mendorong pemerataan konektivitas digital nasional.
“Pengembangan ekosistem terintegrasi, termasuk FWA dan PaaS, merupakan langkah strategis untuk mendorong pemerataan konektivitas digital nasional. Pendekatan ini tidak hanya menghadirkan akses internet yang berkualitas dan terjangkau, tetapi juga memastikan ketersediaan energi yang andal untuk mendukung operasional jaringan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur kelistrikan,” ujar dia dalam siaran pers, Jumat (1/5/2026).
Baca juga: Pendapatan Mitratel (MTEL) Rp 9,53 Triliun pada 2025, Bisnis Fiber Tumbuh 18,1 Persen
Dari sisi operasional, hingga kuartal I 2026 Mitratel mengelola 40.327 menara atau tumbuh 1,9 persen secara tahunan.
Lebih dari 59 persen portofolio menara tersebut berada di luar Pulau Jawa, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Tower Mitratel
Kepercayaan operator seluler terhadap infrastruktur Mitratel juga meningkat, tercermin dari pertumbuhan kolokasi sebesar 11,3 persen menjadi 23.006 unit.
Tenancy ratio juga naik menjadi 1,57 kali, menunjukkan optimalisasi produktivitas aset.
Baca juga: Mitratel (MTEL) Gandeng ZTE Kembangkan Solusi Efisiensi Jaringan Telekomunikasi
Sementara itu, jaringan fiber optic perseroan tumbuh 17,3 persen menjadi 72.842 km billable length. Capaian ini memperkuat peran Mitratel dalam pengembangan Fiber-to-the-Tower (FTTT).
Kinerja operasional tersebut mendorong pertumbuhan keuangan.
Pada kuartal I 2026, Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp 2,29 triliun atau tumbuh 1,4 persen secara tahunan. Laba bersih tercatat Rp 545 miliar atau meningkat 3,6 persen secara tahunan.
Perseroan juga mencatat EBITDA margin sebesar 82,7 persen, mencerminkan efisiensi operasional dan kualitas pendapatan.
Baca juga: Mitratel (MTEL) dan Anak Usaha Airbus Perpanjang Kerja Sama Kembangkan Stratospace hingga 2027
Dengan struktur permodalan yang dinilai sehat dan leverage terkendali, Mitratel memiliki fleksibilitas untuk melanjutkan ekspansi baik secara organik maupun anorganik sepanjang 2026.
Ke depan, perseroan menilai berada pada posisi strategis untuk menangkap peluang dari akselerasi penggelaran jaringan 5G di Indonesia.
Langkah densifikasi menara, penguatan fiberisasi, serta pengembangan layanan PaaS disebut menjadi fondasi untuk mendukung kebutuhan kapasitas dan keandalan jaringan.
Di sisi keberlanjutan, Mitratel juga memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Baca juga: Laba Bersih Mitratel (MTEL) Rp 1,54 T hingga Kuartal III 2025, Ditopang Bisnis Menara dan Fiber
Perseroan mencatat skor risiko ESG sebesar 18,8 atau dalam kategori risiko rendah berdasarkan penilaian Sustainalytics.
Dengan fundamental dan skala aset yang dimiliki, Mitratel menyatakan optimistis dapat menciptakan nilai jangka panjang sekaligus berkontribusi terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Tag: #mitratel #mtel #kelola #40327 #menara #raup #pendapatan #triliun