Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 114 Dollar AS
Ilustrasi kilang minyak.(FREEPIK/ARTPHOTO_STUDIO)
07:15
5 Mei 2026

Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 114 Dollar AS

- Harga minyak dunia melonjak sekitar 6 persen pada akhir perdagangan Senin (4/5/2026) waktu setempat atau Selasa (5/5/2026) pagi WIB.

Kenaikan harga dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Iran memperluas serangan pada kapal-kapal di Teluk dan membakar pelabuhan minyak Uni Emirat Arab (UEA), yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik 6,27 dollar AS atau 5,8 persen menjadi 114,44 dollar AS per barrel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 4,48 dollar AS atau 4,4 persen menjadi 106,42 dollar AS per barrel.

Iran dilaporkan menyerang sejumlah kapal di Selat Hormuz dan memicu kebakaran di salah satu pelabuhan minyak utama UEA. Eskalasi ini menjadi yang terbesar sejak gencatan senjata antara AS dan Iran diberlakukan pada awal April lalu.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik Awal Pekan Ini, Brent Tembus 112 Dollar AS

Pemerintah UEA menyatakan sistem pertahanan udaranya aktif menghadapi ancaman rudal dan drone pada Senin malam, ketika petugas pemadam kebakaran berupaya mengendalikan api di kawasan industri minyak yang diserang drone yang disebut berasal dari Iran.

Militer AS mengatakan pihaknya menghancurkan enam kapal kecil Iran serta mencegat rudal jelajah dan drone Iran yang ditembakkan ke wilayah Selat Hormuz.

Di sisi lain, Garda Revolusi Iran mengeluarkan peta yang disebut memperluas wilayah kendali Iran di sekitar Selat Hormuz hingga mencakup pelabuhan Fujairah dan Khorfakkan di UEA.

Adapun sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia sebelumnya melewati Selat Hormuz sebelum konflik AS dan Israel terhadap Iran pecah pada 28 Februari 2026.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Sempat Sentuh Level Tertinggi dalam 4 Tahun

Analis Eurasia Group memperingatkan harga minyak dapat terus bertahan di atas level 100 dollar AS jika jalur pelayaran di Selat Hormuz belum dibuka kembali.

"Harga minyak akan tetap berada di atas 100 dollar AS dan harga bensin di AS bisa mencapai 5 dollar AS per galon pada Juni, jika tidak ada kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz," tulis analis Eurasia Group dalam catatannya.

Iran kemungkinan telah menyerang empat kapal di wilayah Teluk selama 24 jam terakhir, termasuk kapal dari Korea Selatan dan UEA.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan melaporkan terjadi kebakaran dan ledakan pada kapal yang dioperasikan perusahaan pelayaran HMM.

UEA juga menuduh Iran menyerang kapal tanker kosong milik perusahaan minyak negara ADNOC menggunakan drone saat melintasi Selat Hormuz.

Di tengah ketegangan geopolitik tersebut, UEA yang pekan lalu keluar dari OPEC menegaskan akan tetap meningkatkan produksi minyak sesuai kebutuhan pasar global.

OPEC dan sekutunya yang tergabung dalam OPEC+ juga menyatakan akan menaikkan target produksi minyak sebesar 188.000 barrel per hari pada Juni untuk tujuh negara anggota, menandai kenaikan bulanan ketiga berturut-turut.

Tag:  #konflik #iran #memanas #harga #minyak #dunia #tembus #dollar

KOMENTAR