Iran Tepis Rumor Mojtaba Khamenei “Menghilang”, Dilaporkan Beri Arahan Militer
Mojtaba Khamenei (tengah), putra dari mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat berjalan di Teheran pada 31 Mei 2019.(ISNA/HAMID FOROUTAN via AFP)
19:30
10 Mei 2026

Iran Tepis Rumor Mojtaba Khamenei “Menghilang”, Dilaporkan Beri Arahan Militer

Iran berusaha menepis spekulasi mengenai kondisi dan keberadaan pemimpin tertinggi barunya, Mojtaba Khamenei, dengan melaporkan bahwa pria berusia 56 tahun itu telah memberikan arahan baru kepada militer.

Laporan tersebut muncul setelah sebelumnya intelijen Amerika Serikat menyebut kondisi dan peran Mojtaba Khamenei dalam pemerintahan Iran masih belum jelas sejak ia dilaporkan terluka dalam serangan pada awal perang.

Pada Minggu (10/5/2026), televisi pemerintah Iran mewartakan bahwa kepala komando pusat militer Iran, Ali Abdollahi, telah bertemu dengan Mojtaba Khamenei, yang belum pernah terlihat di depan publik sejak diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran pada Maret lalu.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Sebut AS Menderita Kekalahan Memalukan

Menurut laporan tersebut, sebagaimana dilansir AFP, Khamenei mengeluarkan “arahan dan panduan baru untuk melanjutkan operasi menghadapi musuh.”

Namun, media pemerintah Iran tidak menjelaskan kapan pertemuan tersebut berlangsung.

Reuters juga melaporkan hal serupa dengan mengutip kantor berita semi-resmi Fars. Dalam laporan itu disebutkan bahwa Abdollahi, yang memimpin Markas Pusat Khatam al-Anbiya, memberikan laporan kepada Khamenei mengenai kesiapan angkatan bersenjata Iran.

“Angkatan bersenjata siap menghadapi tindakan apa pun dari musuh Amerika-Zionis (Israel). Jika musuh melakukan kesalahan apa pun, respons Iran akan cepat, keras, dan tegas,” kata Abdollahi seperti dikutip Fars.

Mojtaba Khamenei lama tak muncul di publik

Mojtaba Khamenei diangkat menjadi pemimpin tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang meninggal akibat serangan AS dan Israel pada 28 Februari.

Sejak pengangkatannya, Mojtaba belum pernah tampil langsung di depan publik dan hanya merilis pernyataan tertulis. Kondisi tersebut memicu spekulasi mengenai kesehatan serta perannya dalam struktur kekuasaan Iran.

CNN sebelumnya melaporkan bahwa intelijen AS menilai Mojtaba kemungkinan tetap memainkan peran penting dalam strategi perang dan negosiasi Iran dengan Amerika Serikat, meski otoritas sebenarnya di dalam pemerintahan Iran dinilai masih belum jelas.

Menurut laporan tersebut, Mojtaba disebut mengalami luka serius akibat serangan pada awal perang dan masih menjalani perawatan medis.

Ia juga dilaporkan sangat membatasi komunikasi elektronik dan hanya berinteraksi secara langsung dengan orang-orang tertentu atau melalui kurir pesan.

Baca juga: Sempat Jadi Teka-teki, Presiden Iran Akhirnya Ungkap Pertemuan dengan Mojtaba Khamenei

AS nilai struktur kekuasaan Iran masih terpecah

Banner di Valiasr Square di Teheran menggambarkan estafet kepemimpinan dari Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri), Ayatollah Ali Khamenei (tengah), menuju anaknya, Ayatollah Mojtaba Khamenei (kanan) sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, saat difoto pada 10 Maret 2026.AFP Banner di Valiasr Square di Teheran menggambarkan estafet kepemimpinan dari Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri), Ayatollah Ali Khamenei (tengah), menuju anaknya, Ayatollah Mojtaba Khamenei (kanan) sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, saat difoto pada 10 Maret 2026.

Sejumlah pejabat AS menilai struktur kekuasaan Iran saat ini masih terpecah dan disfungsional setelah perang serta serangan yang menewaskan sejumlah petinggi Iran.

Seorang sumber yang dikutip CNN menyebut, tidak ada indikasi jelas bahwa Mojtaba secara aktif memberikan perintah sehari-hari, meski juga tidak ada bukti bahwa ia sepenuhnya tidak memegang kendali.

Sementara itu, pejabat Iran berulang kali membantah rumor mengenai kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei.

Mazaher Hosseini, kepala protokol kantor pemimpin tertinggi Iran, sebelumnya mengatakan bahwa Mojtaba sedang dalam masa pemulihan dan “kini dalam kondisi sehat sepenuhnya.”

“Syukur kepada Tuhan, dia dalam kondisi sehat. Musuh menyebarkan berbagai rumor dan klaim palsu. Mereka ingin melihat dan menemukannya, tetapi masyarakat harus bersabar dan tidak terburu-buru. Dia akan berbicara kepada kalian pada waktu yang tepat,” ujar Hosseini.

Baca juga: Intel AS Sebut Mojtaba Khamenei Ada di Balik Layar Perang Iran, Apa Perannya?

Tag:  #iran #tepis #rumor #mojtaba #khamenei #menghilang #dilaporkan #beri #arahan #militer

KOMENTAR