Pariwisata 2026 Melesat: Wisman Tembus 1,09 Juta dan Ekonomi Tumbuh
Ilustrasi turis di Bali.(Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)
19:14
10 Mei 2026

Pariwisata 2026 Melesat: Wisman Tembus 1,09 Juta dan Ekonomi Tumbuh

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melaporkan bahwa sektor pariwisata terus memperlihatkan kinerja positif dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan I Tahun 2026.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut pencapaian tersebut sebagai bukti ketahanan dan daya saing pariwisata Indonesia dalam menghadapi dinamika global.

Kunjungan turis asing meningkat tajam

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan, meningkat 10,50 persen dibandingkan Maret 2025 yang sebanyak 984.769 kunjungan.

Secara kumulatif (year-to-date) Januari–Maret 2026, jumlah wisman meningkat 8,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Penerbangan dan Permintaan Pariwisata China-Jepang Turun, Apa Sebabnya?

Widiyanti menjelaskan bahwa di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi menekan arus wisatawan global, Indonesia mampu menerapkan strategi adaptif. Hal ini terlihat dari pertumbuhan wisman dari berbagai kawasan, seperti:

  • Oseania: tumbuh 19,32 persen
  • Asia Tenggara: tumbuh 18,84 persen
  • Asia lainnya: tumbuh 8,03 persen

Belanja turis asing ikut tumbuh

BPS juga merilis angka Average Spending per Arrival (ASPA) wisman pada Triwulan I 2026, mencapai 1.345,61 dollar AS atau sekitar Rp 22,87 juta per kunjungan.

Ilustrasi wisatawan mancanegara di Ubud, Bali.Dok. Shutterstock/ChameleonsEye Ilustrasi wisatawan mancanegara di Ubud, Bali.

Nilai ini naik 5,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya minat wisatawan pada pengalaman wisata berkualitas di Indonesia.

“Kemenpar akan terus mendorong pengembangan produk wisata dan paket perjalanan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial budaya, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Menteri Widiyanti.

Lonjakan perjalanan wisatawan nusantara

Tidak hanya turis asing, aktivitas wisata dalam negeri juga menunjukkan tren positif. Pada Maret 2026 terdapat 126,34 juta perjalanan wisatawan nusantara (wisnus), naik 42,10 persen dari Maret 2025.

Peningkatan ini didorong oleh momen libur Nyepi dan Idul Fitri, serta bertambahnya konsumsi masyarakat selama periode tersebut.

Baca juga: Restorasi Candi Dipercepat untuk Majukan Pariwisata Budaya Indonesia

Secara kumulatif Januari–Maret 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 319,51 juta perjalanan, tumbuh 13,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri ikut naik

Kemenpar juga mencatat peningkatan perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri (wisman nasional) sebanyak 793.158 perjalanan pada Maret 2026, meningkat 36,26 persen dibandingkan Maret 2025. Kenaikan ini juga dipengaruhi oleh libur keagamaan.

Kendati demikian, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia masih melampaui jumlah perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri.

Pada Maret 2026 terjadi surplus 0,30 juta kunjungan, dan secara kumulatif Januari–Maret 2026 tercatat surplus 0,94 juta kunjungan, yang berarti devisa pariwisata tetap mengalir positif ke Indonesia.

Kontribusi besar Pariwisata pada pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan I 2026 tercatat 5,61 persen (year-on-year). Dalam capaian tersebut, sektor pariwisata memberikan kontribusi 4,01–5,00 persen, menurut estimasi BPS (data sementara) dan Office of Chief Economist Bank Mandiri.

Kontribusi tersebut didukung oleh pertumbuhan pesat berbagai lapangan usaha terkait pariwisata:

  • Akomodasi dan makan minum: tumbuh 13,14 persen dengan nilai Rp 172,7 triliun
  • Jasa lainnya: tumbuh 9,91 persen dengan nilai Rp 136,4 triliun
  • Transportasi dan pergudangan: tumbuh 8,04 persen dengan kontribusi Rp 378,3 triliun
  • Jasa perusahaan: tumbuh 4,91 persen dengan nilai Rp 122 triliun

Widiyanti menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan kuatnya industri pariwisata nasional dan meningkatnya kepercayaan global terhadap destinasi Indonesia.

Baca juga: Upaya Pemerintah Tumbuhkan Pariwisata, Siapkan Destinasi hingga Promosi

“Pencapaian Triwulan I menunjukkan betapa solidnya industri pariwisata Indonesia dan bagaimana sektor ini berjalan selaras dengan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Tag:  #pariwisata #2026 #melesat #wisman #tembus #juta #ekonomi #tumbuh

KOMENTAR