Bandara HAS Hanandjoeddin Buka Lagi Rute Singapura, Wisata Belitung Bergairah
Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Belitung, Sabtu (9/11/2019).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)
12:04
8 Mei 2026

Bandara HAS Hanandjoeddin Buka Lagi Rute Singapura, Wisata Belitung Bergairah


- PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) membuka rute penerbangan internasional dari di Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung. Pembukaan rute baru ini sebagai upaya menghadirkan kemudahan perjalanan udara masyarakat melalui pengembangan rute penerbangan.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, pembukaan rute baru ini ini mendapat dukungan penuh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sebagai regulator penerbangan sipil di Indonesia.

“Kemenhub dan InJourney Airports secara berkelanjutan meningkatkan konektivitas penerbangan di bandara untuk memastikan kemudahan mobilitas masyarakat serta kelancaran arus barang dan logistik,” kata Pahlevi dalam keterangan resmi, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: 19 Bandara InJourney Airports Siapkan Layanan Haji Mulai 22 April 2026

Pahlevi mengatakan salah satu hasil nyata dari kolaborasi ini adalah pembukaan rute penerbangan internasional di Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung.

Rute tersebut berhasil dibuka di tengah tantangan global di sektor aviasi, di antaranya peningkatan harga avtur sebagai sentimen kondisi geopolitik di Timur Tengah.

“Penerbangan internasional di Belitung ditutup saat pandemi Covid-19. Setelah bertahun-tahun ditutup, baru pada 3 Mei 2026 rute internasional kembali dibuka yakni Belitung - Singapura - Belitung oleh maskapai Scoot,” ujar dia.

“Ini menjadi contoh kolaborasi yang sangat baik, mengingat pembukaan layanan penerbangan berhasil dilakukan di tengah tantangan yang ada,” lanjutnya.

Dia mengatakan, dalam memperkuat konektivitas penerbangan melalui pembukaan layanan penerbangan ini, Kemenhub dan InJourney Airports berkolaborasi memastikan terpenuhinya seluruh regulasi, persyaratan administratif dan teknis, kesiapan fasilitas bandara, ketersediaan slot time penerbangan di bandara, penerbitan izin rute, hingga dukungan promosi bagi maskapai.

“Kami berterima kasih kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub atas kolaborasi dan dukungan dalam mendorong optimalisasi bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports agar dapat maksimal dalam berkontribusi terhadap perekonomian dan pariwisata nasional,” ujar Pahlevi.

Selain di Bandara HAS Hanandjoeddin, di tengah tantangan yang ada saat ini, Kemenhub dan InJourney Airports juga memperkuat konektivitas di bandara-bandara lainnya seperti Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Untuk pertama kalinya, maskapai Starlux secara perdana akanberoperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai Oktober 2026 melayani rute penerbangan Bali - Taipei.

“Starlux secara perdana beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai rencana pada Oktober mendatang dengan menggunakan pesawat Airbus A320,” kata dia.

Baca juga: Starlux Airlines Buka Rute Taipei-Jakarta, Sandiaga: Minat Penerbangan Mewah Cukup Tinggi

Penguatan konektivitas penerbangan nasional menjadi fokus InJourney Airports untuk menjadikan bandara sebagai agent of development untuk mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata nasional.

“Ini akan semakin memberikan pilihan bagi wisatawan khususnya di rute Bali - Taipei. Kami berharap layanan ini juga semakin mendukung Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia,” tegas.

Sebelumnya, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin sempat menghentikan sementara seluruh layanan penerbangan penumpang umum pada 24 April hingga 1 Juni 2020.

Penutupan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang memberlakukan pembatasan penerbangan komersial di seluruh Indonesia guna menekan penyebaran pandemi Covid-19.

Selama periode tersebut, tidak ada aktivitas penerbangan penumpang reguler dari maupun menuju Belitung. Kebijakan itu diterapkan seiring upaya pemerintah menjalankan pembatasan sosial berskala besar dan pengendalian mobilitas masyarakat di tengah situasi pandemi yang tengah meningkat saat itu.

Selain sempat ditutup sementara akibat pandemi, status Bandara HAS Hanandjoeddin juga sempat dicabut pada April 2024, namun telah dikembalikan dan ditetapkan kembali sebagai bandara internasional per April 2025.

Tag:  #bandara #hanandjoeddin #buka #lagi #rute #singapura #wisata #belitung #bergairah

KOMENTAR