Literasi Web3 dan Blockchain Diperkuat lewat Pusat Edukasi di Kampus
Ilustrasi teknologi Web3. (SHUTTERSTOCK/BLACK SALMON)
18:32
13 Mei 2026

Literasi Web3 dan Blockchain Diperkuat lewat Pusat Edukasi di Kampus

- Upaya memperluas literasi dan pemahaman teknologi Web3 di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi lintas ekosistem. 

Upbit Indonesia turut mendukung peresmian Web3 Education Center (WEC) Blockchain Lab, sebuah pusat edukasi dan inovasi berbasis blockchain yang berlokasi di Universitas Kristen Petra.

Web3 Education Center (WEC) merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Kristen Petra dan IDNFT yang didukung oleh Upbit Indonesia.

Baca juga: Upbit Indonesia Tingkatkan Literasi Web3 dan Salurkan Bantuan Bencana

Ilustrasi Upbit IndonesiaDok. Upbit Indonesia Ilustrasi Upbit Indonesia

Fasilitas ini dihadirkan sebagai ruang eksplorasi terbuka bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk mempelajari teknologi Web3, blockchain, kripto, hingga kecerdasan buatan secara langsung dari para praktisi industri.

Melalui dukungan tersebut, Upbit Indonesia akan berperan menghadirkan perspektif industri, edukasi terkait aset digital yang aman dan bertanggung jawab, serta membuka akses pemahaman yang lebih dekat antara mahasiswa dan pelaku industri Web3.

Lebih dari sekadar ruang belajar, WEC juga dirancang sebagai laboratorium inovasi yang bertujuan mendorong lahirnya startup berbasis teknologi blockchain dari lingkungan kampus.

Inisiatif ini disebut menjadi langkah konkret dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Baca juga: Anak Usaha Telkom (TLKM) Dukung Inovasi Blockchain dan Web3

CEO Upbit Indonesia Resna Raniadi mengatakan, perkembangan teknologi berbasis blockchain membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia.

“Web3 membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai inovator dan pencipta solusi. Melalui inisiatif seperti Web3 Education Center ini, kami ingin memastikan bahwa talenta lokal memiliki akses terhadap pengetahuan, ekosistem, dan peluang untuk berkembang hingga ke tingkat global,” ujar Resna dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).

Ilustrasi blockchain, teknologi blockchain.PIXABAY/GERD ALTMANN Ilustrasi blockchain, teknologi blockchain.

Menurut dia, kolaborasi antara industri, akademisi, dan komunitas menjadi kunci dalam membangun ekosistem Web3 yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kami percaya bahwa edukasi adalah fondasi utama dalam menciptakan ekosistem aset digital yang sehat, aman, dan terpercaya. Upbit Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung dan berkolaborasi untuk berbagai inisiatif yang dapat meningkatkan literasi serta mendorong inovasi di bidang ini,” tambahnya.

Baca juga: 10.000 Orang Padati Coinfest Asia 2025 di Bali, Indonesia Jadi Episentrum Web3 Dunia

Seiring dengan meningkatnya minat terhadap teknologi blockchain dan aset digital, kehadiran pusat edukasi seperti WEC diharapkan dapat menjadi katalis dalam mempercepat pertumbuhan talenta digital Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem Web3 global.

Upbit Indonesia didirikan pada 2018 sebagai anak perusahaan Upbit APAC Pte. Ltd. Sejak 2019, perusahaan tersebut telah terdaftar sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto di bawah BAPPEBTI.

Sebagai perusahaan induk, Upbit APAC mengoperasikan Upbit Singapura, Upbit Thailand, Upbit Indonesia, dan VerifyVASP yang disebut sebagai solusi Travel Rule untuk aset digital yang sesuai standar FATF.

Tag:  #literasi #web3 #blockchain #diperkuat #lewat #pusat #edukasi #kampus

KOMENTAR