IHSG Sesi 1 Terpuruk 3,08 Persen, Saham Pertambangan dan Energi Ambruk
Ilustrasi saham, IHSG. (canva.com)
13:20
19 Mei 2026

IHSG Sesi 1 Terpuruk 3,08 Persen, Saham Pertambangan dan Energi Ambruk

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tekanan hebat pada sesi satu perdagangan Selasa (19/5/2026). Indeks melemah tajam 3,08 persen ke level 6.396.

Pelemahan IHSG sesi satu terutama dipicu aksi jual pada saham-saham sektor pertambangan dan energi. PT Indika Energy Tbk (INDY) memimpin penurunan dengan koreksi 14,7 persen.

Disusul PT Timah Tbk (TINS) yang turun 14,36 persen, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 12 persen, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang terkoreksi 10,1 persen.

Tekanan terhadap saham-saham komoditas tersebut membuat sektoral basic dan sektor energi melemah hingga siang hari. Koreksi hampir merata terjadi di seluruh indeks sektoral.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di posisi 6.599,213 dan sempat menyentuh level tertinggi di 6.635,127 sebelum akhirnya terperosok ke titik terendah 6.376,343.

Baca juga: IHSG Nyungsep 3,08 Persen, Bos OJK: Bursa Lain Turunnya Lebih Dalam

Aksi jual masif terlihat dari dominasi saham yang melemah mencapai 611 saham, jauh lebih banyak dibandingkan saham yang naik hanya 96 saham, sementara 107 saham stagnan.

Nilai transaksi tercatat cukup besar mencapai Rp 15,131 triliun dengan volume perdagangan 27,962 miliar saham dan frekuensi transaksi menembus 1,73 juta kali. Tekanan terhadap IHSG juga membuat kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turun menjadi Rp 11.160 triliun.

Di sisi lain, pergerakan bursa Asia justru mayoritas berada di zona hijau seiring melemahnya harga minyak dunia yang mulai meredakan kekhawatiran investor global.

Namun, bursa saham Tokyo dan Seoul masih bergerak di zona merah hingga siang ini, menunjukkan tekanan di kawasan Asia belum sepenuhnya mereda.

Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 6.599,21

Tag:  #ihsg #sesi #terpuruk #persen #saham #pertambangan #energi #ambruk

KOMENTAR