Brantas Abipraya Kebut Proyek Pompa Daan Mogot Buat Kurangi Risiko Banjir Jakarta Barat
- PT Brantas Abipraya (Persero) mempercepat pengerjaan Proyek Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Daan Mogot di Jakarta Barat sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di kawasan tersebut.
Proyek yang dikerjakan untuk Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta itu tidak hanya mencakup pembangunan rumah pompa, tetapi juga pembenahan saluran air sepanjang kurang lebih 2 kilometer (km) di koridor Jalan Daan Mogot.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan, proyek tersebut meliputi pembangunan rumah pompa di titik Depag, KM 13, KM 13A, dan KM 13B beserta pembangunan saluran pendukung dan crossing utilitas.
"Hingga periode minggu ke-20, progres pekerjaan konstruksi terus menunjukkan perkembangan positif," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).
Baca juga: Ekonom: Krakatau Osaka Steel Tutup akibat Banjir Baja Murah China
Perusahaan memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, keamanan lingkungan sekitar proyek, serta keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Namun, pengerjaan proyek di sejumlah titik strategis sepanjang koridor Daan Mogot tersebut tetap menyebabkan adanya penyempitan badan jalan sementara yang berpotensi memengaruhi arus kendaraan.
Karena itu, perusahaan melakukan pengaturan area kerja melalui pemasangan rambu sementara, traffic barrier, hingga penempatan petugas di lapangan pada titik pekerjaan tertentu.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat adanya penyempitan badan jalan di beberapa titik pekerjaan proyek ini. Namun pekerjaan ini merupakan bagian penting dari upaya peningkatan sistem pengendalian banjir di kawasan Daan Mogot dan sekitarnya," ucapnya.
Ia menambahkan, perusahaan berupaya meminimalkan dampak pekerjaan terhadap mobilitas masyarakat dengan melakukan pengaturan area kerja secara bertahap dan terukur, terutama pada titik yang berada dekat akses utama masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau berhati-hati saat melintas di sekitar area proyek dan memperhatikan rambu serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Dukungan dan pengertian masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran pembangunan infrastruktur pengendalian banjir ini," tambah Dian.
Adapun pembangunan sistem tata air pompa ini merupakan bagian dari penguatan infrastruktur pengendalian banjir Jakarta, khususnya di kawasan Daan Mogot yang selama ini rawan genangan saat curah hujan tinggi.
Lingkup pekerjaan proyek meliputi pembangunan rumah pompa dengan berbagai kapasitas pompa, pembangunan saluran gendong sisi utara dan selatan sepanjang kurang lebih 2 kilometer, serta pembangunan saluran crossing Jalan Raya Daan Mogot.
Baca juga: Paradoks BBM: Harga Turun di Pompa, Produksi Terjun Bebas
Tag: #brantas #abipraya #kebut #proyek #pompa #daan #mogot #buat #kurangi #risiko #banjir #jakarta #barat