Indonesia Investment Authority Angkat 3 Direktur Baru, Ada Mantan Bos Mandiri Sekuritas
Oki Ramadhana ditunjuk jadi CEO Indonesia Investment Authority (INA).(KOMPAS.com/SUPARJO RAMALAN)
12:08
21 Mei 2026

Indonesia Investment Authority Angkat 3 Direktur Baru, Ada Mantan Bos Mandiri Sekuritas

- Indonesia Investment Authority (INA) mengumumkan, dewan pengawas telah mengangkat tiga anggota dewan direktur, termasuk salah satunya sebagai ketua dewan direktur.

Oki Ramadhana telah ditunjuk sebagai Ketua Dewan Direktur dan Chief Executive Officer (CEO), Laksono Widito Widodo sebagai Anggota Dewan Direktur dan Chief Investment Officer (CIO), dan Adhiputra Tanoyo sebagai Anggota Dewan Direktur dan Chief Risk Officer (CRO).

Pengangkatan mereka akan berlaku efektif setelah selesainya formalitas yang disyaratkan sehubungan dengan pelepasan jabatan mereka yang sebelumnya.

Baca juga: Tiga SWF Termasuk INA Indonesia Luncurkan Platform Investasi China-ASEAN, Dana Awal 520 Juta Dollar AS

Pengangkatan anggota dewan direktur dilakukan oleh dewan pengawas dalam acara pengangkatan dewan direktur bertempat di Kantor INA pada tanggal 13 Mei 2026.

Setelah efektif, pengangkatan tersebut menandai dimulainya masa jabatan ketiganya untuk periode 2026–2031 dan berakhirnya rangkap jabatan Eddy Porwanto sebagai Pengganti Sementara CEO dan Pengganti Sementara CRO, selagi tetap menjabat sebagai CFO.

Ketua Dewan Pengawas INA Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, transisi kepemimpinan merupakan bagian dari upaya untuk memastikan INA dapat terus menjalankan mandat jangka panjangnya dengan baik.

"Sebagai sovereign wealth fund Indonesia, INA memiliki peran strategis dalam memobilisasi investasi guna mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

Dewan Pengawas meyakini Oki Ramadhana, Laksono Widito Widodo, dan Adhiputra Tanoyo akan semakin memperkuat profesionalisme dan kapasitas institusional INA, sekaligus memastikan INA tetap menjalankan strategi investasi yang disiplin dan mengedepankan prinsip kehati-hatian sejalan dengan prioritas pembangunan jangka panjang Indonesia.

"Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Ridha Wirakusumah, Andry Setiawan, dan Thomas Oentoro atas dedikasi dan kontribusinya terhadap pertumbuhan dan perkembangan INA selama ini,” imbuh Purbaya.

Oki Ramadhana memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang investment banking dan pasar modal, baik di pasar domestik maupun internasional.

Sebelum bergabung dengan INA, ia menduduki sejumlah posisi kepemimpinan senior di sektor jasa keuangan.

Sebelumnya, Oki pernah menjabat sebagai direktur utama PT Mandiri Sekuritas.

Ia meraih gelar Doktor di bidang Strategic Management dan gelar Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia, serta gelar MBA dari University of Colorado.

Oki Ramadhana menggantikan Ridha Wirakusumah, CEO pertama INA, yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya selama lima tahun di INA pada awal tahun ini.

Sementara itu, Laksono Widito Widodo memiliki pengalaman yang luas di sektor pasar modal Indonesia, dengan karier yang mencakup bidang sekuritas, saham, dan regulasi pasar modal.

Sebelum bergabung dengan INA, ia menduduki sejumlah posisi kepemimpinan senior baik dalam fungsi eksekutif maupun regulasi.

Ia meraih gelar MBA dari University of Hawaii at Manoa dan gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia.

Kemudian, Laksono Widito Widodo menggantikan Andry Setiawan, yang akan dalam waktu dekat beranjak dari jabatannya sebagai CIO INA.

Adhiputra Tanoyo memiliki rekam jejak yang kuat di bidang manajemen risiko di sektor perbankan dan jasa keuangan.

Sebelum bergabung dengan INA, ia menduduki sejumlah posisi kepemimpinan senior di berbagai institusi keuangan, serta sebelumnya juga menjalani peran konsultasi di bidang risk advisory. Ia meraih gelar Master of Science in Financial Economics dari Erasmus Universiteit Rotterdam.

Adhiputra Tanoyo menggantikan Thomas Oentoro, yang telah beranjak dari jabatannya sebagai CRO INA tahun lalu.

Baca juga: Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Pengawas INA

Tag:  #indonesia #investment #authority #angkat #direktur #baru #mantan #mandiri #sekuritas

KOMENTAR