Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom]
14:05
21 Mei 2026

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal dugaan kasus korupsi Direktur Jendral (Dirjen) Bea dan Cukai Kemenkeu, Djaka Budi Utama.

Diketahui Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama diduga menerima aliran uang dari PT Blueray Cargo sebesar SGD 213.600.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tak gegabah dengan adanya fakta baru dari KPK soal kasus yang menyeret petinggi Bea Cukai. 

Menurutnya, dia masih ingin memantau situasi persidangan sebelum akhirnya membuat keputusan.

"Kalau persidangan saya enggak ikut campur, saya lihat saja seperti apa hasilnya kan," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Namun apabila Djaka terlibat dalam kasus korupsi tersebut, Purbaya bakal mencopot jabatannya dari Dirjen Bea Cukai.

Dirjen Bea Cukai Kemenkeu, Djaka Budi Utama saat ditemui di Kanwil Bea Cukai Jakarta, Rabu (3/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]Dirjen Bea Cukai Kemenkeu, Djaka Budi Utama saat ditemui di Kanwil Bea Cukai Jakarta, Rabu (3/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Kalau orang nuduh bisa saja, tapi kalau terbukti ya sudah. Harusnya iya kalau terbukti (dicopot)," lanjutnya.

Sejauh ini Purbaya juga terus melakukan komunikasi dengan Djaka. Bahkan ia mengklaim sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi, meskipun tidak memberikan detail.

"Kan pak Djaka sama saya komunikasi setiap hari. Saya enggak ikut campur. Tapi yang jelas saya ngerti apa yg terjadi," pungkasnya.

Dugaan kasus korupsi Bea Cukai

Fakta baru mencuat dalam sidang kasus dugaan suap importasi barang dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budi Utama, diduga menerima aliran uang dari PT Blueray Cargo sebesar SGD 213.600.

Dugaan itu diungkap jaksa saat sidang dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

“Dirjen Bea Cukai nilainya SGD 213.600,” kata jaksa di ruang sidang.

Jaksa menegaskan informasi tersebut didasarkan pada alat bukti yang dimiliki tim penuntut.

“Itu kami yang tegaskan ya kami karena kami yang punya bukti ini,” lanjut jaksa.

Pernyataan tersebut langsung disorot majelis hakim.

Hakim kemudian meminta jaksa mengonfirmasi informasi itu kepada saksi Orlando Hamonangan alias Ocoy, Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, yang hadir dalam persidangan.

“Penuntut Umum ya, kalau saksi bagaimana, tahu atau tidak?” tanya hakim.

“Saya tidak tahu Pak,” jawab Orlando singkat.

Dalam perkara ini, John Field bersama dua terdakwa lainnya didakwa memberikan suap dan gratifikasi kepada sejumlah pejabat Bea Cukai demi melancarkan proses importasi barang milik PT Blueray Cargo.

Total uang yang diduga diberikan mencapai Rp61,3 miliar dalam bentuk dolar Singapura. Tak hanya itu, para terdakwa juga disebut memberikan fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1,845 miliar.

Menurut jaksa, suap tersebut diberikan agar barang-barang impor milik Blueray Cargo bisa lebih cepat keluar dari pengawasan kepabeanan.

Sejumlah pejabat Bea Cukai yang disebut dalam dakwaan antara lain Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Kementerian Keuangan Rizal, Kasubdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono, serta Orlando Hamonangan.

Atas perbuatannya, John Field dan dua terdakwa lain didakwa melanggar Pasal 605 Ayat 1 huruf a juncto Pasal 606 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang

KUHP beserta aturan penyesuaian pidana lainnya.

Editor: Dicky Prastya

Tag:  #purbaya #klaim #tahu #yang #terjadi #dugaan #kasus #korupsi #dirjen #cukai

KOMENTAR