RM Sederhana Masuk Singapura, Tempati Bekas Warung Nasi Padang Legendaris
Rumah makan Padang asal Indonesia, RM Sederhana, bersiap membuka cabang pertamanya di Singapura.
Ekspansi ini dilakukan dengan mengambil alih lokasi legendaris bekas Warong Nasi Pariaman di 738 North Bridge Road, kawasan Kampong Glam, salah satu pusat kuliner dan budaya Melayu paling ikonik di Negeri Singa.
Langkah ekspansi tersebut menandai upaya terbaru jaringan restoran Padang itu memperluas pasar internasional di tengah meningkatnya popularitas kuliner Indonesia di luar negeri.
Baca juga: Harga Plastik Naik Tajam, UMKM Kuliner Paling Terdampak
Outlet Restoran Sederhana
Pengumuman pembukaan cabang pertama RM Sederhana di Singapura disampaikan melalui akun Instagram resmi Sederhana SG pada 17 Mei 2026.
“Singapore, we have arrived (Singapura, kami datang),” tulis akun tersebut.
Dalam unggahan yang sama, manajemen menyebut kehadiran mereka di Singapura menjadi bagian dari perjalanan panjang membawa cita rasa Indonesia ke pasar global.
“After a long search for the right place, we’re proud to bring the taste of Indonesia to Kampong Glam marking another meaningful chapter in our journey (Setelah pencarian panjang untuk tempat yang tepat, kami bangga menghadirkan cita rasa Indonesia ke Kampong Glam, menandai babak bermakna lainnya dalam perjalanan kami),” demikian pernyataan RM Sederhana, dikutip dari The Strait Times, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Tren Liburan Lintas Generasi, Gen Z Utamakan Berburu Kuliner dan Tempat Ramah Lingkungan
Cabang baru itu akan menempati lokasi bekas Warong Nasi Pariaman.
Dikutip dari Channel News Asia, warung makan tersebut sebelumnya dikenal sebagai salah satu rumah makan nasi Padang tertua di Singapura sebelum resmi tutup pada 31 Januari 2026 setelah beroperasi selama 78 tahun.
Warung Nasi Pariaman di Jalan Kandahar, Singapura, tutup mulai 31 Januari 2026. Ini adalah warung nasi padang tertua di Singapura, berdiri sejak 1948. Warung Nasi Padang Legendaris Tutup, Menteri Singapura Ini Turun Tangan
Mengambil alih lokasi kuliner legendaris
Keputusan RM Sederhana mengambil alih lokasi Warong Nasi Pariaman menarik perhatian publik Singapura karena tempat tersebut memiliki nilai historis dan emosional bagi masyarakat setempat.
Warong Nasi Pariaman berdiri sejak 1948 dan dikenal sebagai salah satu pelopor kuliner nasi Padang di Singapura. Restoran itu telah menjadi bagian dari lanskap kuliner Melayu di Kampong Glam selama beberapa dekade.
Baca juga: Bisnis Kuliner Sibuk Saat Ramadhan, Sistem Kasir Digital Bantu Operasional
Laporan The Straits Times menyebut lokasi tersebut memiliki sejarah panjang sebagai tujuan utama pecinta nasi Padang di Singapura sebelum akhirnya tutup akibat keputusan pemilik untuk pensiun.
Penutupan Warong Nasi Pariaman sebelumnya memicu antrean panjang pelanggan pada hari terakhir operasionalnya. Banyak pelanggan datang untuk menikmati hidangan terakhir sekaligus mengenang sejarah panjang restoran tersebut.
Bagi RM Sederhana, masuk ke lokasi tersebut bukan sekadar membuka restoran baru, tetapi juga memasuki ruang yang telah lama identik dengan budaya kuliner Minang di Singapura.
Kampong Glam sendiri dikenal sebagai kawasan heritage Melayu dan pusat wisata kuliner di Singapura. Wilayah itu berada di sekitar Sultan Mosque dan Malay Heritage Centre yang menjadi salah satu destinasi budaya utama di negara tersebut.
Keberadaan restoran Indonesia di kawasan tersebut dinilai memberi peluang besar untuk menjangkau warga lokal maupun wisatawan internasional.
Soft opening akhir Mei 2026
Media lokal Singapura Time Out melaporkan RM Sederhana akan membuka gerai pertamanya di Singapura pada 29 Mei 2026.
Ilustrasi nasi Padang lengkap dengan lauk dan mi rasa rendang di Restoran Sederhana.
Dikutip dari laman Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf), restoran tersebut akan menghadirkan konsep nasi Padang autentik khas Indonesia dengan berbagai menu populer seperti rendang, ayam bakar, gulai ayam, perkedel, hingga sambal balado.
Dalam unggahan terbaru pada 19 Mei 2026, pihak restoran menyebut mereka akan membawa lebih dari 100 menu khas Indonesia ke Singapura. Namun, tahap awal pembukaan akan dimulai dengan sekitar 30 menu andalan.
Baca juga: Berharap Kuliner Indonesia Mendunia, Wamendag: Tidak Hanya Rendang, Nasi Goreng, Sate...
“Masakan Indonesia otentik yang dibuat dengan rempah-rempah dan cita rasa langsung dari Indonesia,” tulis Sederhana.
“Lebih dari 100 hidangan dalam konsep lengkap kami. Diluncurkan pertama kali dengan 30 hidangan andalan untuk memulai kehadiran kami di Singapura dengan baik,” lanjut pernyataan tersebut.
RM Sederhana selama ini dikenal sebagai salah satu jaringan restoran Padang terbesar di Indonesia. Didirikan pada 1972, restoran itu telah memiliki lebih dari 200 gerai yang tersebar di berbagai kota di Indonesia serta sejumlah cabang di luar negeri.
Selain di Indonesia, jaringan tersebut juga telah berekspansi ke Malaysia dengan cabang di Kampung Baru, Chow Kit, dan Petaling Jaya.
Baca juga: Koleksi Penghargaan Bergengsi, Bumi Aki Signature Jadi Destinasi Kuliner Standar Global
Didukung Kementerian Ekraf
Rencana ekspansi RM Sederhana ke Singapura dan Australia juga mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf).
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan ekspansi kuliner Indonesia ke pasar internasional tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga menjadi medium diplomasi budaya Indonesia.
“Ini bukan hanya sekadar meningkatkan penetrasi bisnis ke pasar internasional, tetapi bagaimana memperkenalkan budaya Indonesia melalui kuliner khas Nusantara,” ujar Teuku Riefky dalam audiensi bersama jajaran Sederhana Group di Jakarta, 7 Mei 2026.
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya meluncurkan Indonesia Animation Report 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Ia mengatakan langkah RM Sederhana sejalan dengan visi pemerintah untuk membawa pelaku ekonomi kreatif lokal naik kelas hingga mampu bersaing secara global.
Baca juga: Pasar Kuliner Tanah Air Makin Bergeliat, Kelas Menengah dan Gaya Hidup Jadi Penggeraknya
“Tentu ini sejalan dengan Kementerian Ekraf bagaimana membawa local hero to national hingga go global,” kata dia.
Teuku Riefky juga menyebut pemerintah tengah mengusulkan 115 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) agar masuk dalam cakupan ekonomi kreatif guna memperluas dukungan kebijakan dan insentif bagi pelaku industri kreatif, termasuk sektor kuliner.
“Untuk itu, kita siap berkolaborasi dengan Sederhana karena apa yang dilakukannya dapat menjadi blueprint untuk pegiat ekraf terutama di sektor kuliner menjadi go global,” ujarnya.
Strategi memperluas pasar internasional
Masuknya RM Sederhana ke Singapura menjadi bagian dari langkah ekspansi internasional yang belakangan semakin agresif dilakukan perusahaan.
Baca juga: Krim Kafe dari Kapal Api Group Gandeng Ibu-Ibu Dorong Pemberdayaan UMKM Melalui Kuliner Kreatif
Awal Mei 2026, RM Sederhana juga mengumumkan rencana pembukaan cabang di Melbourne, Australia. Restoran yang berlokasi di 207 Queen Street, Melbourne CBD itu dijadwalkan melakukan soft opening pada pertengahan Juni 2026.
Direktur Global Minang Ventura (GMV) sekaligus generasi ketiga keluarga pendiri RM Sederhana, Nova Dana Eka Putri, mengatakan ekspansi ke Singapura dan Australia menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya Minang melalui jalur kuliner.
“Harapan kita memang ini jadi pintu masuk pertama untuk kita mengenalkan culture,” ujar Nova, dikutip dari laman Kemenekraf.
Ia mengatakan perusahaan mendorong ekspansi kuliner Minang secara terstruktur dan berkelanjutan seiring meningkatnya tren global terhadap makanan autentik Asia Tenggara.
Pelayan mengenakan masker saat mempersiapkan pesanan makanan di Restoran Sederhana, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Sebagai bagian dari rencana penerapan kenormalan baru 8 Juni 2020, pemerintah DKI Jakarta mengharuskan pengusaha rumah makan membatasi kapasitas maksimal 50 persen, larangan penyajian makanan secara prasmanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga: Kebutuhan Kuliner Masyarakat Kian Beragam, ShopeeFood Gelar Checkout Murah
“Kami mendorong ekspansi kuliner Minang secara terstruktur dan berkelanjutan. Karena bagi kami ini bukan hanya membangun bisnis tetapi juga membawa warisan Indonesia untuk tumbuh dan berkembang di panggung dunia,” kata Nova.
Ekspansi ke Singapura dan Australia memperlihatkan strategi perusahaan memperluas pasar di negara dengan populasi diaspora Indonesia cukup besar sekaligus pasar internasional yang mulai akrab dengan makanan Asia Tenggara.
Khusus Singapura, pasar kuliner Indonesia dinilai memiliki basis konsumen yang kuat. Selain banyaknya warga Indonesia yang tinggal dan bekerja di negara tersebut, nasi Padang juga telah lama dikenal masyarakat Singapura.
Hal itu terlihat dari eksistensi Warong Nasi Pariaman yang mampu bertahan hampir delapan dekade di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner di negara tersebut.
Baca juga: Anak Usaha BPKH Masuk Bisnis Kuliner, Kelola Satu Resto di Arab Saudi
Tantangan bisnis kuliner di Singapura
Meski memiliki pasar potensial, bisnis kuliner di Singapura dikenal sangat kompetitif dengan biaya operasional tinggi, terutama untuk sewa tempat usaha dan tenaga kerja.
Kawasan heritage seperti Kampong Glam juga memiliki biaya sewa yang relatif mahal karena menjadi pusat wisata dan kuliner populer di Singapura.
Karena itu, langkah RM Sederhana mengambil alih lokasi bekas Warong Nasi Pariaman dinilai strategis karena tempat tersebut telah memiliki basis pelanggan dan identitas kuat sebagai destinasi nasi Padang.
Sebelum tutup, pemilik Warong Nasi Pariaman Abdul Munaf Haji Isrin mengatakan dirinya memilih berhenti setelah puluhan tahun menjalankan usaha keluarga.
Baca juga: Ini Komunitas yang Bantu Percepat Pengembangan Bisnis Mitra UMKM Kuliner
“Saya sangat sedih, saya telah menjalankan warung saya sejak usia 25 tahun,” kata Abdul Munaf dalam wawancara media lokal Singapura.
Warung Nasi Pariaman
“Untuk saat ini, saya ingin beristirahat dulu. Insya Allah, melihat dukungan dari pelanggan kami, jika diberi kesempatan, kami akan melanjutkan di masa depan,” lanjutnya.
Masuknya RM Sederhana ke lokasi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana pelaku usaha kuliner Indonesia mulai mengambil peluang di ruang yang telah memiliki sejarah dan pasar kuat di luar negeri.
Kuliner sebagai diplomasi budaya
Ekspansi RM Sederhana juga mencerminkan tren meningkatnya popularitas kuliner Indonesia di pasar global, khususnya makanan khas Minang seperti rendang, ayam pop, dendeng balado, dan gulai.
Baca juga: Kuliner Korea Makin Digandrungi, 4 Makanan Khas Berikut Bisa Dijadikan Ide Bisnis
Pemerintah melihat ekspansi restoran Indonesia ke luar negeri bukan hanya sebagai aktivitas bisnis, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat diplomasi budaya dan ekonomi kreatif Indonesia.
Dalam audiensi bersama Sederhana Group, Teuku Riefky menyebut kuliner dapat menjadi pintu masuk memperkenalkan identitas Indonesia kepada masyarakat internasional.
Dengan pembukaan di Singapura, RM Sederhana memperluas jejak internasionalnya di Asia Tenggara dan Australia, sekaligus memperkuat posisi kuliner Minang sebagai salah satu wajah kuliner Indonesia di pasar global.
Tag: #sederhana #masuk #singapura #tempati #bekas #warung #nasi #padang #legendaris