IHSG Rebound ke 6.113 pada Sesi I Jumat (22/5), MDKA dan HRTA Melonjak
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
12:56
22 Mei 2026

IHSG Rebound ke 6.113 pada Sesi I Jumat (22/5), MDKA dan HRTA Melonjak

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik ke zona hijau pada perdagangan sesi I, Jumat (22/5/2026), setelah sempat dibuka melemah pada awal perdagangan. Penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, terutama sektor barang baku dan energi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga akhir sesi pertama, IHSG naik 18,50 poin atau 0,31 persen ke level 6.113,44.

Total transaksi saham di pasar reguler mencapai Rp 10,17 triliun dengan volume perdagangan 19,95 miliar saham dan frekuensi transaksi sekitar 1,14 juta kali.

Baca juga: Saham SoftBank Melonjak 12 Persen, Investor Serbu Saham AI Usai Kinerja Nvidia Menguat

Pergerakan pasar menunjukkan saham yang menguat masih cukup dominan. Sebanyak 332 saham naik, 350 saham turun, dan 135 saham bergerak stagnan.

Penguatan IHSG pada siang ini didorong mayoritas sektor yang berada di jalur positif. Sektor barang baku menjadi penopang utama dengan kenaikan 3,78 persen.

Di belakangnya, sektor energi menguat 2,31 persen, sektor barang konsumer nonprimer naik 1,05 persen, sektor transportasi bertambah 0,46 persen, infrastruktur menguat 0,38 persen, dan sektor perindustrian naik tipis 0,01 persen.

Di sisi lain, sejumlah sektor masih bergerak melemah. Sektor properti dan real estat terkoreksi 0,71 persen, sektor teknologi turun 0,64 persen, sektor keuangan melemah 0,47 persen, sektor barang konsumer primer turun 0,20 persen, dan sektor kesehatan terkoreksi 0,11 persen.

Baca juga: IHSG Anjlok Hampir 30 Persen YTD, Saham Murah Mulai Diburu Investor Domestik

Saham LQ45 yang melonjak dan melemah

Di kelompok saham indeks LQ45, penguatan terbesar dicatat PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang melonjak 16,97 persen menjadi Rp 2.550 per saham.

Posisi berikutnya ditempati PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang naik 7,04 persen menjadi Rp 2.280 per saham.

Sementara itu, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 5,14 persen ke level Rp 4.910 per saham.

Adapun saham-saham yang mencatat pelemahan terdalam di indeks LQ45 dipimpin PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang turun 8,41 persen menjadi Rp 490 per saham.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 5,26 persen ke Rp 880 per saham, sedangkan PT Astra International Tbk (ASII) turun 4,46 persen ke level Rp 5.350 per saham.

Baca juga: BUMN Ekspor Hadir, Saham PTBA hingga ANTM Bisa Ketiban Cuan

Bursa Asia mayoritas menguat, rupiah tertekan

Pergerakan positif juga terlihat di mayoritas bursa saham Asia.

Mengutip Yahoo Finance, Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 2,82 persen, Hang Seng Hong Kong naik 1,19 persen, dan SSE Composite China bertambah 0,64 persen.

Bursa saham Korea Selatan, KOSPI, turut menguat 0,59 persen, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,34 persen. Di sisi lain, indeks Asia Dow bergerak melemah 1,04 persen pada perdagangan kawasan.

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap mata uang dollar AS.

Berdasarkan data Bloomberg hingga Jumat (22/5/2026) siang, rupiah turun 47 poin atau 0,27 persen menjadi Rp 17.714 per dollar AS.

Tag:  #ihsg #rebound #6113 #pada #sesi #jumat #mdka #hrta #melonjak

KOMENTAR