ESDM Terjunkan Tim Investigasi Penyebab Mati Listrik Sumatra
Pedagang menggunakan generator set (genset) untuk menjaga pasokan listrik usahanya saat terjadi pemadaman listrik di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (23/5/2026). PT PLN (Persero) menyatakan pemadaman listrik massal (blackout) di sejumlah wilayah Sumatera dipicu gangguan pada sistem transmisi interkoneksi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV ruas Lubuk Linggauâ??Lahat, Sumatera Selatan, yang berdasarkan investigasi awal dipengaruhi sambaran petir dan gangguan j
08:28
25 Mei 2026

ESDM Terjunkan Tim Investigasi Penyebab Mati Listrik Sumatra

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan untuk menyelidiki penyebab gangguan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera.

Gangguan listrik atau blackout terjadi di berbagai daerah di Sumatera sejak Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB.

Kondisi kelistrikan kemudian pulih sepenuhnya pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, mengatakan Kementerian ESDM bersama Kementerian Sekretariat Negara dan PLN terus berkoordinasi sejak awal gangguan terjadi.

Koordinasi dilakukan untuk memantau perkembangan sistem kelistrikan secara intensif.

“Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian (blackout) ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (25/5/2026).

"Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak," lanjut Yuliot.

Baca juga: Blackout Sumatera Berulang: Diagnosa atas Bias Investasi Kelistrikan

Yuliot menegaskan Kementerian ESDM akan memastikan investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif.

Investigasi tersebut dilakukan untuk mengetahui akar penyebab gangguan.

Hasil investigasi juga akan digunakan untuk menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pemerintah telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan sejak awal kejadian padam meluas.

"Pada tahap awal pasca padam meluas kami telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan dan akan diperkuat tim berikutnya untuk melakukan investigasi lebih intensif untuk memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar Tri.

Baca juga: Bandara di Sumatera Siaga dan Tetap Beroperasi Saat Listrik Padam

Pemerintah juga terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap proses pemulihan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan listrik kembali andal dan aman bagi masyarakat.

Tri mengatakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah mengarahkan PLN untuk memperkuat keandalan backbone sistem kelistrikan Sumatera.

Penguatan itu dilakukan melalui pembangunan pembangkit serta jaringan transmisi 500 kilovolt dan 275 kilovolt.

PLN juga diminta menyiapkan pembangkit dan infrastruktur blackstart agar pemulihan dapat dilakukan lebih cepat saat gangguan sistem kelistrikan kembali terjadi.

"Menteri ESDM memberikan arahan kepada kami untuk memastikan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatera bagian barat agar bisa berjalan baik," ungkapnya.

PLN minta maaf

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan listrik yang terjadi.

Darmawan mengatakan seluruh personel di lapangan bekerja maksimal untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di wilayah terdampak.

"Kami atas nama PLN menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat di wilayah Sumatera yang terdampak gangguan sistem kelistrikan," ungkap dia.

Darmawan menjelaskan, indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kilovolt antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi.

Gangguan tersebut diduga dipengaruhi kondisi cuaca.

Gangguan pada sistem transmisi itu kemudian memicu efek berantai pada sejumlah pembangkit di wilayah Sumatera.

“Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi,” ujar Darmawan.

PLN menegaskan secara umum pasokan daya pada sistem Sumatera berada dalam kondisi cukup.

Gangguan yang terjadi lebih berkaitan dengan aspek sistem dan penyaluran tenaga listrik.

Tag:  #esdm #terjunkan #investigasi #penyebab #mati #listrik #sumatra

KOMENTAR