IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Selasa (26/5), Saham ADRO, ELSA, BBTN Bisa Dicermati Ritel
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Selasa (26/5/2026), setelah indeks ditutup naik 0,72 ke level 6.206,349 pada perdagangan Senin.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memprediksi kenaikan IHSG masih bersifat terbatas. Pasalnya, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati di tengah perdagangan yang berlangsung lebih singkat pada pekan terakhir Mei 2026.
Selain itu, investor masih berfokus terhadap agenda rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak di area support 6.145 dan resistance 6.239.
“Untuk besok (Selasa) kami perkirakan IHSG bergerak menguat terbatas dengan support 6.145 dan resist 6.239, dimana hari perdagangan yang pendek ditambah dengan investor mencermati akan rebalancing MSCI,” ujar Herditya saat dihubungi Kompas.com, Senin malam (25/5/2026).
Baca juga: IHSG Menghijau Meski FTSE Rebalancing, Bank Jumbo Jadi Penahan Koreksi
Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mencatat IHSG bergerak dalam rentang support di 6.157 dan 6.081, sementara area resistance di posisi 6.262-6.387.
Ketika IHSG ditutup menguat 0,71 persen ke area 6.206,349 pada perdagangan Senin, maka secara teknikal, penguatan itu dinilai Nafan bagian dari rebound setelah indeks menyelesaikan pola “wave 5/A”, seiring indikator relative strength index (RSI) sebelumnya sudah berada di area extremely oversold atau jenuh jual.
Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya technical rebound, terlebih indikator Stochastics K_D dan RSI kini mulai menunjukkan sinyal positif yang mengindikasikan momentum penguatan mulai terbentuk. Meski demikian, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan berlangsung fluktuatif sehingga investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham.
Pelaku pasar dinilai dapat memfokuskan perhatian pada saham-saham dengan fundamental solid, terutama saham undervalued yang mulai menunjukkan tanda-tanda reversal atau pembalikan arah. Selain itu, disiplin dalam menerapkan manajemen risiko juga penting saat kondisi pasar yang masih sensitif terhadap sentimen global maupun domestik.
Adapun, beberapa saham yang dinilai Herditya layak dicermati investor ritel untuk perdagangan Selasa, antara lain:
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan target harga di Rp 2.390- Rp 2.550, PT Elnusa Tbk (ELSA) dengan proyeksi harga Rp 680- Rp 700, serta PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dengan target pergerakan Rp 2.990- Rp 3.220.
Lebih jauh, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, merekomendasikan beberapa saham untuk strategi trading jangka pendek, yakni;
Di antaranya PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dengan area beli di Rp 1.350- Rp 1.400, target Rp 1.420- Rp 1.455, dan stop loss di bawah Rp1.300.
Kemudian PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) di kisaran Rp 2.350- Rp 2.400, target Rp 2.450- Rp 2.500, dan stop loss di bawah Rp 2.300.
Serta PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) dengan strategi buy on weakness di Rp 590- Rp 615, target Rp 630- Rp 655, dan stop loss di bawah Rp 570.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #ihsg #diprediksi #menguat #terbatas #selasa #saham #adro #elsa #bbtn #bisa #dicermati #ritel